RADARSOLO.COM-Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, tak hanya dikenal dengan kuliner opor, opor goreng, dan emping melinjo.
Wilayah ini juga punya satu lagi makanan khas yang menggoda selera: jenang Pracimantoro.
Rasanya legit dan manis, membuat siapa pun ketagihan.
Sentra produksi jenang berada di Dusun Godang, Desa/Kecamatan Pracimantoro.
Di tempat inilah para perajin jenang menjaga resep turun-temurun dari generasi ke generasi.
Bahan baku utama jenang adalah tepung beras dan tepung ketan, dicampur dengan gula merah, santan, dan bahan lainnya.
Proses memasaknya membutuhkan waktu berjam-jam.
Adonan jenang dimasak dalam wajan tembaga atau kenceng, dan harus terus diaduk agar tidak gosong.
Salah satu perajin jenang, Lina, membenarkan bahwa jenang merupakan salah satu ikon kuliner Pracimantoro.
"Kalau lebaran banyak yang pesan," ujarnya belum lama ini.
Di hari biasa, Lina mampu memproduksi satu kenceng jenang yang menghasilkan sekitar 60 loyang. Jenang dijual per loyang dengan harga bervariasi.
"Yang kecil Rp30 ribu, yang besar Rp32 ribu," bebernya.
Selain cocok untuk oleh-oleh, jenang juga sering dipesan untuk acara hajatan warga.
Tradisi ini sudah mengakar kuat di masyarakat setempat.
Cita rasa jenang Pracimantoro dikenal khas, dengan tekstur lembut dan rasa manis legit yang memanjakan lidah.
Sebagai upaya pelestarian, jenang Pracimantoro juga pernah diajarkan kepada siswa sekolah.
Sebab, kuliner ini dianggap sebagai warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono