RADARSOLO.COM – Di tengah deretan warung modern dan tren kuliner kekinian, Warung Bakmi Jowo Pak Sartugi di Mandungan, Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar tetap berdiri kokoh sebagai penjaga rasa klasik.
Warung Bakmi Jowo ini telah menjadi salah satu ikon kuliner malam yang melegenda sejak 1970-an.
Tak heran jika nama “Bakmi Pak Sartugi” tak asing lagi bagi warga Karanganyar maupun pelanggan dari luar kota.
Dengan suasana khas warung kaki lima, aroma asap dari tungku arang, dan suara gemericik kuah hangat seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu.
”Awalnya saya bantu ibu, Mbah Marto, yang dulu mulai jualan sejak 1970-an. Sekarang saya generasi kedua dan sudah 17 tahun berjualan sendiri,” ungkap Pak Sartugi saat ditemui Radarsolo.com, Sabtu (5/7/2025).
Meski sederhana, warung ini tak pernah sepi pengunjung. Mulai buka pukul 18.00 hingga 22.00 setiap hari, pelanggan setia kerap sudah menunggu bahkan sebelum jam buka. Rahasianya? Resep turun-temurun dan prinsip menjaga keaslian rasa.
”Saya tidak pakai saus atau kecap. Kalau pakai itu, rasanya jadi beda dan hilang otentiknya. Kami tetap pakai cara lama,” jelasnya.
Menu utama di warung ini adalah bakmi Jowo godog dan bakmi Jowo goreng, dengan varian spesial bagi yang ingin porsi lebih lengkap.
Seporsi bakmi godog disajikan dengan perpaduan mi kuning dan mi putih, suwiran ayam kampung, telur, serta kuah kaldu gurih yang diolah dari bahan segar.
Taburan bawang goreng di atasnya menambah aroma menggoda. Untuk menikmati semua itu, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 12.000-an saja.
Tak jarang, Pak Sartugi mengolah hingga 5 kilogram telur per malam untuk memenuhi permintaan pelanggan. Meski tampak melelahkan, dia tetap konsisten menjaga kualitas rasa.
”Kalau sudah malam, apalagi musim hujan, biasanya tambah ramai. Mi godog hangat memang cocok dinikmati malam-malam,” ujarnya sambil tersenyum.
Bukan hanya rasanya yang memikat, suasana hangat penuh nostalgia juga menjadi daya tarik tersendiri. Pelanggan bisa menikmati sajian mi Jowo sambil menyeruput teh hangat di meja kayu sederhana, ditemani suasana pasar yang mulai sepi.
Bagi Anda yang berkunjung ke Karanganyar dan mencari kuliner malam penuh cita rasa klasik, Warung Bakmi Jowo Pak Sartugi adalah jawabannya.
Tak sekadar mengenyangkan perut, tapi juga menghangatkan kenangan akan cita rasa asli dapur Jawa. Kuliner boleh berkembang, tapi rasa otentik seperti ini tak akan tergantikan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras