RADARSOLO.COM – Di sudut kawasan Taman Edupark Gemolong, Sragen, sebuah aroma gurih bumbu rempah menyeruak. Adalah Rumah Makan Bumbu Ganep. Meski tergolong baru, berani mematok standar tinggi bagi pencinta kuliner di wilayah Gemolong dan sekitarnya.
Sejak berdiri pada medio 2022 lalu, sang pemilik, Muhammad Komarudin, tidak main-main dalam membangun identitas warungnya.
Dengan slogan "Mantap dalam Rasa", dia membawa misi sederhana namun ambisius. Yakni menyajikan olahan ayam dengan cita rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.
Apa yang membuat klaim "terenak" begitu melekat pada Bumbu Ganep? Jawabannya terletak pada kesabaran di dapur.
Berbeda dengan warung ayam kebanyakan yang sekadar menggoreng atau membakar setelah diungkep, Komarudin menerapkan teknik tambahan yang menjadi kunci kelezatannya.
”Proses ungkepan kami menggunakan bumbu standar resep rahasia yang konsisten setiap hari. Tapi yang membuatnya istimewa, setelah diungkep, ayam tidak langsung dimasak. Kami ada proses oles, baik oles goreng maupun oles bakar,” ujar Komarudin, Minggu (15/2/2026).
Teknik pengolesan berulang ini memastikan bumbu tidak hanya menempel di permukaan kulit. Tetapi meresap hingga ke serat daging terdalam, memberikan tekstur yang juicy dan kaya rasa.
Tak hanya ayam, Bumbu Ganep juga menjadi magnet bagi kalangan remaja berkat menu steak-nya.
Di tengah gempuran steak tepung harga murah, Komarudin memilih jalan berbeda dengan menawarkan steak daging asli.
”Rata-rata anak muda cari steak di sini. Meski harga kami sedikit di atas rata-rata sekitar Rp 20.000, konsumen tahu mereka membayar untuk kualitas daging, bukan sekadar tepung,” tambahnya.
Selain urusan lidah, kenyamanan pengunjung menjadi prioritas. Dia menghadirkan ruang VIP khusus, sebuah fasilitas yang diklaim masih sangat jarang ditemukan di warung makan sekitar.
Ruangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang menginginkan privasi atau suasana yang lebih eksklusif saat bersantap.
Dia menyampaikan warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Namun, khusus pada Selasa, warung ini hanya melayani pesanan atau booking saja untuk memberikan waktu jeda bagi para kru. (din/adi)
Editor : Adi Pras