Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tanaman Berdaun Lebih Memikat, Mudah Dirawat, Keindahannya Everlasting

Damianus Bram • Senin, 26 Juli 2021 | 00:48 WIB
BIKIN HAPPY: Nuning Harsono bersama tanaman berdaun yang menjadi kelangenannya. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)
BIKIN HAPPY: Nuning Harsono bersama tanaman berdaun yang menjadi kelangenannya. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)
TANAMAN hias tidak melulu hanya tanaman berbunga. Ada tanaman berdaun yang justru jauh lebih memikat. Keindahannya everlasting. Kapan pun tanaman itu masih hidup, pasti selalu ada daun segar yang masih tumbuh. Lain halnya dengan tanaman berbunga, yang akan menemui masa bunga layu atau gugur.

"Kalau tanaman berdaun, meskipun dia sudah tua dan layu, tapi selalu ada daun baru lagi yang bakal tumbuh. Jadi tidak pernah sepi tanamannya," ungkap pehobi tanaman asal Bumi Intanpari Nuning Harsono kepada Jawa Pos Radar Solo akhir pekan kemarin.

Tanaman berdaun yang jadi favorit Nuning ada anthurium kuping gajah, monstera, termasuk janda bolong atau monstera adansonii, keluarga sirih hias atau epipremnum. Mulai dari yang gading, lemon, marble, manjula. Jenis keladi-keladian atau syngonium, sampai alokasia.

"Aku suka tanaman berdaun berbagai jenis. Tidak hanya yang berdaun lebar. Tapi juga yang berdaun kecil tapi rimbun. Menurutku, selain mudah merawatnya, daun-daun ini juga enak dilihat, apalagi daun yang besar. Menyenangkan untuk dipandang. Dari segi psikologis, aku happy melihatnya," bebernya.

Nuning mengklaim, ketika merawat tanamannya sebagai hobi, dia sekaligus memberikan nyawa di dalam sebuah tanaman. Saat dirawat dengan baik, tanaman itu akan tumbuh tunas baru. Nah, momen semacam itu yang membuat Nuning bangga karena berhasil memberikan kehidupan pada tanaman.

“Tanaman berdaun itu menurutku unik. Karena daun itu ada banyak macamnya. Daun itu kan ada guratan tulangnya. Nah, beberapa daun ada yang spesiesnya berdekatan, guratannya mirip tapi beda. Nah, aku suka itu karena semakin dirawat dengan baik, guratan ini semakin timbul dan jadi makin bagus. Ada beberapa corak. Jadi keindahannya itu dari guratannya itu, batang tulangannya," jelas perempuan yang juga founder toko tanaman @echology.id ini.

Keunikan lainnya juga bisa dilihat dari tekstur daun. Nuning menyebut beberapa tanaman memiliki tekstur daun yang mirip seperti kain bludru. Nah, keunikan semacam ini hanya bisa ditemui di tanaman berdaun. Inilah yang membuat tanaman berdaun semakin indah dipandang. Terlebih, perawatan tanaman berdaun yang lebih simpel dan lebih murah.

“Kalau tanaman berbunga itu harus rutin dikasih semacam vitamin berbahan kimia buat merangsang pertumbuhan bunganya. Bunga mawar misalnya, itu harus dikasih serbuk vitamin. Untuk memunculkan bunga. Di sini aku kurang suka. Karena bahan kimia itu kan kurang bagus. Kalau tanaman berdaun, selama ini aku merawatnya cuman pakai media tanamnya. Jadi media tanamnya aku campur, tidak hanya pakai tanah, tapi ada sekam mentah dan sekam bakar. Ditambah sama pupuk kandang. Karena bahannya organic, jadi bagus juga buat lingkungan," urainya.

Perawatan tanaman berdaun cukup disiram air. Tidak perlu memakai vitamin berbahan kimia. Ketika ingin memberi pupuk, bisa dari hasil fermentasi kulit buah-buahan. Nuning biasa menyemprot tanamannya dengan air fermentasi tersebut.

"Selama ini aku siram air fermentasi itu ke tanaman berbunga. Ngga terlalu berpengaruh untuk memunculkan bunga. Tapi justru daun sama batangnya jadi segar," sambungnya.

Kenapa lebih suka tanaman berdaun ketimbang tanaman berbunga? Nuning mengaku sejak kecil terbiasa melihat berbagai tanaman berdaun di rumahnya. Maklum, keluarga besarnya pecinta tanaman hias. Mulai dari tanaman berbunga, berdaun, sampai berbuah. Bahkan halaman rumahnya hampir dipenuhi tanaman.

"Sebenarnya aku bukan tidak suka tanaman berbunga. Suka juga seperti bunga mawar yang merawatnya gampang dan rajin berbunga. Itu aku suka. Tapi kalau bunga anggrek, selain merawatnya susah, juga berbunganya lama. Aku jadi kurang suka. Meskipun dia juga indah dilihatnya," pungkasnya. (aya/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Tren Tanaman Berdaun #Tanaman Berdaun Lebih Memikat #Tanaman Hias #Koleksi Tanaman Berdaun