Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Labi-labi Albino Punya Ciri Fisik Unik: Jarang yang Punya, Jadi Incaran

Silvester Kurniawan • Minggu, 30 Juli 2023 | 18:49 WIB
DITAWAR MAHAL: Labi-labi albino koleksi Ricky Setiawan, warga Gentan, Baki, Sukoharjo.
DITAWAR MAHAL: Labi-labi albino koleksi Ricky Setiawan, warga Gentan, Baki, Sukoharjo.

RADARSOLO.COM - Varian albino dari segala jenis hewan peliharaan menjadi semacam trofi juara bagi pecintanya. Itu karena tidak semua beruntung bisa mendapatkan warna bule.

Itu juga berlaku bagi bulus bule yang sulit ditemukan di kalangan pecinta kura-kura air di Indonesia.

Bulus bule sejatinya merupakan varian albino dari kura-kura cangkang lunak asli Indonesia. Dikenal juga dengan sebutan labi-labi oleh sebagian orang.

Labi-labi albino cukup spesial karena jarang ditemukan. Sebab itu, satu ekor bulus bule dibaderol relatif tinggi.

“Nama ilmiahnya Pelodicus. Nama kerennya softshell turtle. Aslinya dari Tiongkok, tapi persebarannya banyak di Indonesia,” kata Ricky Setiawan, pemilik bulus bule.

“Kalau bulus sebetulnya hewan konsumsi. Tapi yang varian albino, biasanya jadi peliharaan. Harganya bisa berkali-kali lipat dibandingkan kura-kura biasa,” imbuhnya.

Pecinta hewan air ini baru saja menjual dua ekor bulus bule koleksinya dengan harga yang lumayan tinggi. Saat ini, Ricky punya satu ekor yang belum terpikirkan untuk dijual.

Meski demikian sudah ada koleganya yang menawar Rp 5,5 juta untuk pelodiscus albino ukuran 10-12 sentimeter. “Banyak yang cari. Soalnya kalau bulus albino memang jarang yang punya. Ukuran setutup botol air mineral, harganya sampai Rp 750 ribu-an,” terangnya ditemui di rumahnya, Gentan, Baki, Sukoharjo.

Memelihara labi-labi albino memiliki tantangan lain. Salah-satunya adalah perawatan lebih ribet dibandingkan jenis kura-kura air lainnya.

Kesulitannya terletak pada kulitnya yang lebih lunak dibandingkan kura-kura lainnya. Kulit lunak ini membuat kura-kura labi-labi albino gampang terserang jamur dan penyakit kulit. Ketika tidak ditangani dengan baik, bisa menyebabkan kematian.

“Penyakit yang harus diperhatikan biasanya jamur. Harus segera dibersihkan, apalagi kalau masih ukuran kecil. Dibersihkannya bisa dengan sikat atau dilap. Kemudian diberi obat jamur dan dikasih air ketapang,” bebernya.

Upayakan ganti air secara rutin. Saat labi-labi albino sudah dewasa, biasanya bisa membersihkan sendiri dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya ke pasir.
Bagi Anda yang tertarik memelihara labi-labi albino, ada baiknya terlebih dahulu memelajari seluk beluknya agar tidak salah penanganan.

“Kalau masih bayi, airnya sedikit saja. Jangan langsung diberi air yang tinggi. Tapi kalau mau diberi air tinggi agar leluasa berenang, sebaiknya kandang kura-kura dilengkapi tangkringan agar kura-kura bisa keluar dari air dan tidak tenggelam saat tidur,” pungkasnya. (ves/wa)

 

Editor : Damianus Bram
#bulus bule #labi labi albino #labi-labi #kura-kura cangkang lunak #kura-kura