Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini yang Harus Dipersiapkan sebelum Memutuskan Memelihara Kucing Bengal

Silvester Kurniawan • Minggu, 7 April 2024 | 15:00 WIB

 

Catlovers asal Klaten Al Azizah Raida bersama kucing bengal koleksinya.
Catlovers asal Klaten Al Azizah Raida bersama kucing bengal koleksinya.

RADARSOLO.COM- Para cat lovers tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah kucing bengal.

Ras kucing asal Amerika Serikat yang juga dikenal dengan istilah Bengal Tiger Cat oleh warga negeri Paman Sam. Hewan ini kini semakin banyak pecintanya di Indonesia.

Perlu banyak perhitungan untuk memelihara kucing bengal. Yang harus diperhatikan adalah harus menyiapkan dana longgar jika ingin memelihara jenis kucing ini.

Ini karena biaya perawatannya bisa sampai ratusan ribu hingga jutaan rupiah sebulannya.

Salah seorang Catlovers asal Klaten Al Azizah Raida, 28, belum lama ini kembali memulai hobinya dalam memelihara kucing ras.

Sebelumnya dia sempat memelihara beberapa jenis kucing ras, namun semua berhenti saat hamil anak pertama.

Seiring kerinduan dan sang anak bertambah usia, Azizah pun berdiskusi dengan sang suami untuk mengadopsi kucing ras. Kala itulah pilihannya jatuh pada kucing bengal

“Awalnya lihat di foto dan langsung suka. Kebetulan anak saya sudah agak gede dan ternyata juga suka kucing. Akhirnya diskusi sama suami dan akhirnya beli sepasang,” terangnya kepada radarsolo.com.

Azizah dan suami akhirnya membeli dari seorang kenalannya di Jogja dengan harga pertemanan.

Yang betina dengan usia 3,5 bulan dibeli dengan Rp 3,5 juta, sementara yang jantan usia 5 bulan dibeli Rp 5 juta.

Meski harganya terbilang cukup menguras kantong, para cat lovers merasa punya kebanggaan tersendiri jika bisa mengadopsi kucing yang tidak dimiliki setiap orang itu.

“Dari fisiknya beda dengan kucing ras yang lain, cenderung lebih besar. Warga dan coraknya pun menarik, seperti macan ukuran kecil. Ini yang menjadi daya tarik kucing ini selain sifat dan karakternya juga cenderung lebih aktif dari kucing ras lainnya,” bebernya.

Hewan ini karakteristiknya gemar memanjat di dahan pohon, Azizah dan suami pun menyiapkan kandang yang berbeda dengan kandang kucing ras lainnya.

Mereka sengaja menyiapkan salah satu sudut rumah untuk dijadikan kandang yang bisa dipakai untuk si kucing kesayangan beraktivitas karena sifatnya yang aktif dan gemar memanjat itu.

“Kebetulan kalau saya membiasakan sehari minimal 1,5 jam saya keluarkan dari kandang. Jadi dilepas di halaman rumah biar bisa beraktivitas. Soalnya karakternya kan aktif, jadi dia butuh area luas untuk beraktivitas juga,” terangnya.

Yang perlu diperhatikan bagi kalian yang ingin memelihara kucing ras jenis ini harus menyediakan dana lebih untuk pemeliharaannya.

Mulai dari perawatan, pakan, hingga kebutuhan rutin cek kesehatan. Ini karena kucing bengal cukup rawan akan cedera, sehingga harus sering-sering dicek kesehatan fisiknya.

Dalam sebulan, sepasang kucing bengal milik Azizah ini bisa menghabiskan 8 kilo pakan kucing merek khusus.

Pakan kering itu dipadukan dengan pakan basah, seperti rebusan daging ayam dua kali seminggu.

Jika ditotal, total biaya pakan untuk sepasang kucing bengal itu lebih dari Rp 500 ribu dalam sebulan.

“Pasir kucingnya juga agak lumayan, apalagi kalau yang wangi. Kebutuhannya 30 liter per bulannya. Tapi ini biasa disiasati dicampur pasir yang tidak wangi juga,” tuturnya.

Selain kebutuhan pakan, perawatan juga tidak kalah penting. Maksimal dua minggu sekali kucing miliknya di-grooming di salon perawatan kucing.

Ini agar kesehatan kucing kesayangan tetap terjaga dengan baik. Pengecekan kesehatan ke dokter hewan juga perlu rutin dilakukan. Dengan memberi vitamin dan pengecekan kondisi kesehatan.

“Kebetulan untuk grooming dan urusan dokter hewan agak murah, karena yang grooming juga teman. Terus ke dokter hewannya juga ada teman yang bekerja di bidang itu. Jadi bisa lebih murah," beber Azizah.

"Jadi kalau ditotal sebulan itu bisa ratusan ribu rupiah, sampai mungkin lebih dari Rp 1 juta lebih untuk sepasang kucing,” tuturnya.

Di sisi lain, jika kegiatan ini ditekuni dengan baik, memelihara kucing dengan biaya pemeliharaan tinggi bisa jadi ladang usaha baru.

Jika bisa dikembangbiakkan dan beranak pinak, tentu bisa dijual kembali. Jika bisnis ini dikembangkan tentu bisa mendatangkan keuntungan dari segi ekonomi.

“Memang pelihara sepasang karena memang suka, suami juga ingin diternak jadi kalau ada yang berminat nanti bisa dijual juga," terangnya.

"Kebetulan ini betinanya sudah hamil dan semoga anak-anaknya nanti juga sehat,” tutup warga Ngemplak, Kalikotes, Klaten yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai Dinas Peternakan Kabupaten Klaten tersebut. (ves/nik)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kucing bengal #perawatan #hobi