Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

7 Cara Mudah Mengatasi Kondisi Kulit Wajah Kering, Pakai Pelembab di Waktu yang Tepat!

Laila Zakiya • Jumat, 25 Oktober 2024 | 23:05 WIB
Ilustrasi kulit kering.
Ilustrasi kulit kering.

RADARSOLO.COM - Kulit wajah kering sering menimbulkan sensasi tertarik dan beberapa area yang mengelupas, menandakan bahwa kulit sangat membutuhkan perhatian khusus atau T.L.C. (Treatment, Love, Care).

Menurut dermatologis asal New York, David Kim, kondisi ini terjadi karena lapisan pelindung kulit atau skin barrier yang terganggu, menyebabkan kulit kusam, mengelupas, bahkan mengalami peradangan yang dikenal sebagai xerosis.

Penyebabnya adalah kekurangan kelembapan dan minyak alami pada kulit.

Berikut beberapa langkah mudah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kulit wajah kering, seperti dilansir dari Vogue:

1. Cuci Wajah dengan Air Hangat

Hindari penggunaan air panas saat mencuci wajah.

Air hangat adalah suhu ideal yang diterima kulit, rambut, dan tubuh tanpa menyebabkan iritasi.

Sebaliknya, air panas dapat memicu inflamasi dan merusak skin barrier, yang akan memperburuk kondisi kulit kering.

2. Gunakan Pelembap Saat Kulit Masih Lembap

Untuk pemilik kulit kering, waktu terbaik mengaplikasikan pelembap adalah ketika kulit masih basah setelah cuci muka.

Hindari mengeringkan wajah dengan handuk agar sisa air dapat membantu melembapkan kulit lebih optimal.

Baca Juga: Caleg Tak Terpilih PDIP Rapatkan Barisan, Siap Menangkan Teguh Bambang Gage

3. Pilih Produk dengan Bahan Melembapkan

Cari produk pelembap yang mengandung bahan hidrasi seperti emolien, humektan, dan oklusif:

- Emolien membantu menghaluskan dan melapisi lapisan teratas kulit. Contohnya ceramides dan silikon yang mendukung skin barrier.

- Humektan menarik kelembapan ke dalam kulit, seperti asam hialuronat, gliserin, madu, dan asam laktat.

- Oklusif mencegah hilangnya kelembapan, contohnya petrolatum dan minyak alami.

 

4. Eksfoliasi dengan Humektan yang Lembut

Eksfoliasi tidak selalu buruk bagi kulit kering selama dilakukan dengan lembut.

Gunakan eksfoliator kimia yang ramah kulit seperti asam laktat dan hindari eksfoliator fisik yang kasar.

Hindari pula asam glikolat dan salisilat yang dapat memperburuk iritasi.

5. Hindari Produk dengan Alkohol, Pewangi, dan Bahan Keras

Dan Belkin, dermatologis dari New York, menekankan bahwa kulit kering menandakan skin barrier yang rusak, sehingga lebih rentan terhadap iritasi.

Hindari bahan-bahan yang menyebabkan iritasi seperti tea tree oil, menthol, alkohol, dan pewangi.

Hindari pula paraben, sulfat, retinol, benzoyl peroxide, dan eksfoliator keras.

6. Jangan Terlalu Sering Mencuci Wajah

Lebih baik fokus pada jenis pembersih yang lembut ketimbang frekuensi cuci muka.

Gunakan pembersih wajah yang gentle, terutama yang berbahan dasar minyak, balm, atau krim di malam hari, dan hindari sabun dengan banyak busa atau bahan eksfoliasi keras.

7. Pertimbangkan Treatment di Klinik Kecantikan

Jika ingin perawatan lebih intensif, treatment di klinik kecantikan seperti skin booster yang mengandung hyaluronic acid bisa menjadi pilihan.

Perawatan ini memberikan hidrasi mendalam pada kulit sehingga wajah tampak segar tanpa membengkak.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kulit kering dapat terhidrasi dan kembali sehat.

Namun, ingat untuk selalu memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing agar hasilnya lebih optimal. (tere/lz)

Editor : Laila Zakiya
#tips kecantikan #kulit kering