RADARSOLO.COM – Kecantikan tanaman hias selalu menjadi pilihan terbaik untuk mengisi kekosongan halaman rumah. Bagi para pecinta tanaman hias, pasti sudah tidak asing dengan Bougenville. Tanaman ini selalu diminati dari tahun ke tahun.
Bougenville tak hanya memiliki visual yang cantik, namun juga perawatan yang relatif mudah bagi pemula sekalipun.
Bougenville juga disebut bunga kertas karena bentuk kelopak bunganya yang tipis dan menyerupi kertas.
Bunga ini sangat cocok dipelihara di iklim tropis seperti Indonesia. Bougenville juga memiliki nilai ekonomis karena mudah untuk dibudidaya dengan pertumbuhan yang relative cepat.
Di sejumlah kios bunga, Bougenville menjadi tanaman yang paling dicari. Bahkan cepat ludes begitu datang. Hal ini disampaikan Siti Rohani, pemilik kios Bunga Twins di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (14/8/2025).
”Yang paling banyak dicari itu Greenfield. Terutama yang warna putih, merah, dan pink,” ujar Siti ditemui Radarsolo.com.
Siti menyebut, Bougenville biasanya dijadikan hiasan pagar atau taman. Lantaran bunganya yang lebat dan hampir berbunga sepanjang tahun.
Dengan harga mulai dari Rp 350.000 an, bougenville sudah bisa mewarnai taman rumah yang kosong.
Untuk budidaya Bougenville sendiri cukup mudah. Karena hanya dengan memotong batangnya dengan teratur, lalu memindahkannya ke media tanam.
Kemudian dibarengi dengan pemberian pupuk, air dan paparan sinar matahar langsung. Dengan cara itu, Bougenville akan mudah tumbuh dan berbunga lebat.
”Kalau Bougenvill dari batangnya saja, nanti dipotong sudah bisa,” terang Siti.
Untuk perawatannya sendiri juga sangat sederhana. Yaitu hanya dengan memberikan pupuk dan air secara berkala, serta harus berada di bawah paparan sinar matahari langsung.
”Perawatannya gampang sih. Kalau Greenfield tiga hari sekali. Sedangkan pupuk dua minggu sekali. Selain itu harus kena sinar matahari langsung, kalau tempat teduh tetap bisa hidup, tapi tidak mau berbunga,” tandasnya. (mg7/adi)
Editor : Adi Pras