Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Tak Tahu Isinya, Blind Box Tetap Diburu. Apa yang Membuatnya Menarik?

Inayah Choirunisa • Kamis, 9 Juli 2026 | 11:50 WIB
Blind box hadir dengan berbagai macam karakter
Blind box hadir dengan berbagai macam karakter

RADARSOLO.COM - Membeli sebuah barang tanpa mengetahui isi di dalamnya mungkin terdengar berisiko bagi sebagian orang. Namun, konsep inilah yang justru menjadi daya tarik blind box.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini semakin digemari, terutama di kalangan anak muda. Karakter-karakter lucu, edisi terbatas, hingga sensasi membuka kotak menjadi alasan mengapa banyak orang tertarik untuk mencobanya.

Blind box merupakan produk yang dikemas dalam kotak tertutup sehingga pembeli tidak mengetahui karakter atau varian yang akan diperoleh hingga kemasan dibuka.

Baca Juga: Persis Solo Rekrut Kiper Yang Absen Semusim Karena Cedera ACL, Mampukah Teguh Amiruddin Jadi Sosok Yang Tepat Gantikan Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu di Liga 2? 

Konsep kejutan ini banyak diterapkan pada koleksi figur maupun gantungan kunci dari berbagai merek dan kini semakin mudah ditemukan di pusat perbelanjaan maupun toko daring.

Agnia (20), mengaku telah membeli blind box Pop Mart sebanyak dua kali. Ketertarikannya bermula dari banyaknya konten unboxing yang muncul di media sosial. Selain itu, desain karakter yang menggemaskan membuatnya ingin ikut mengoleksi.

"Pas pertama kali beli, aku langsung dapat karakter incaranku yang warna sky blue. Yang kedua memang belum dapat karakter yang diinginkan, tapi aku enggak kecewa karena tetap lucu," ujarnya.

Baca Juga: Fokus Sekolah, Bumbum Putuskan Keluar dari Sukses Lancar Rejeki

Meski begitu, Agnia mengaku belum berencana menambah koleksi dalam waktu dekat karena harga blind box yang tergolong tidak murah. Menurutnya, ia akan kembali membeli ketika memiliki anggaran lebih.

Pengalaman berbeda dialami Lula (19). Ia memilih blind box dengan harga di bawah Rp100 ribu dan lebih mengutamakan produk yang memiliki fungsi, seperti gantungan kunci.

"Aku waktu itu lagi jalan di mal, terus lihat ada blind box gantungan yang murah. Ya sudah, coba beli saja. Lumayan bisa dipakai juga, jadi enggak cuma dipajang," katanya.

Meski alasan keduanya berbeda, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa blind box tidak hanya menawarkan sebuah produk, tetapi juga pengalaman. Rasa penasaran mengenai isi di dalam kotak menjadi bagian dari keseruan yang tidak didapat ketika membeli barang biasa.

Media sosial juga turut berperan dalam meningkatnya popularitas blind box. Berbagai video unboxing yang ramai di platform digital membuat banyak orang ikut merasakan antusiasme saat membuka kemasan.

Tidak sedikit yang akhirnya terdorong untuk mencoba sendiri setelah melihat reaksi orang lain memperoleh karakter favorit atau edisi langka.

Di sisi lain, tren ini juga mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam berbelanja.

Harga blind box yang bervariasi, terutama untuk koleksi edisi khusus, dapat mendorong seseorang membeli berulang kali demi mendapatkan karakter yang diinginkan. 

Karena itu, mengatur anggaran dan menjadikan blind box sebagai bentuk hiburan, bukan keharusan untuk melengkapi seluruh koleksi, menjadi langkah yang perlu diperhatikan.

Pada akhirnya, daya tarik blind box bukan semata-mata terletak pada figur atau gantungan kunci yang diperoleh. Sensasi menunggu, membuka kemasan, hingga menemukan karakter di dalamnya menjadi pengalaman yang membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.

Selama dinikmati sesuai kemampuan dan tidak mendorong perilaku konsumtif, tren ini dapat menjadi salah satu bentuk hobi yang menghadirkan kesenangan sederhana di tengah rutinitas sehari-hari.

 

Editor : Kabun Triyatno
#blind box #media sosial #koleksi #figur #karakter