Oleh: Sri Lestariningsih, S.Pd.
SALAH satu tujuan pembelajaran Bahasa Inggris di SMP adalah mengembangkan kemampuan mendengarkan dalam Bahasa Inggris. Tujuan tersebut dalam kurikulum Berbasis Kompetensi dinyatakan dengan istilah kompetensi dasar.
Kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Inggris di SMP/MTs adalah memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat.
Pembelajaran Bahasa Inggris kelas 8 semester 2 mengajarkan listening dalam memahami percakapan transaksional pendek sederhana.
Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dengan cara menyenangkan adalah dengan mempelajarinya lewat video. Karena lewat video, siswa bisa menyimak langsung percakapan yang disajikan dan bisa mendengarkan dengan jelas.
Namun ketika materi listening itu hanya disampaikan biasa lewat percakapan yang dilakukan denan membaca teks, maka kemampuan listening siswa 8E semester genap SMPN 1 Ngadirojo tahun pelajaran 2022/2023 tentang percakapan transaksional pendek sederhana tersebut kurang maksimal.
Respons anak-anak kurang dan rata-rata nilai ulangannya masih rendah, 70,00. KKM Bahasa Inggris saat ini 75. Kelas 8E dengan jumlah siswa 32, siswa yang tuntas dalam ulangan 20 siswa, yang belum tuntas 12 siswa.
Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, penulis berusaha mengajarkan listening melalui media audio lingual atau audio visual, yakni metode yang menarik dalam proses pembelajaran.
Metode ini bertujuan agar siswa mampu memahami target bahasa, berbicara dengan pengucapan yang dapat diterima dan benar secara gramatikal, dan mampu memahami materi yang dipresentasikan.
Suleiman (1985:11) mengatakan, audio-visual or audio-lingual adalah media yang dapat dilihat dan didengar dalam melaksanakan komunikasi.
Salah satu audio-lingual method adalah video. Video bisa diputar sesuai dengan materi yang dibutuhkan. Itu bisa digunakan untuk menonton film. Berdasarkan film tersebut dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Dalam pembelajaran guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang baik sesuai model pembelajaran audio-visual.
Langkah pertama, video perdana dengan topic “IWanttoFly” diputarkan dua kali kepada siswa dengan memberikan beberapa brainstorming untuk meningkatkan keinginan minat belajar siswa.
Kedua, siswa diminta menjawab beberapa pertanyaan yang bersifat umum sesuai video yang diputarkan. Kemudian penulis mengajak siswa untuk membahas setiap jawaban.
Berikutnya ketiga, memutarkan dua kali video kedua dengan topik “HowDoIGetTo NanjingRoad”. Keempat siswa diminta menjawab pertanyaan secara lisan, namun pertanyaan yang diberikan lebih mendetail.
Guru memberikan beberapa pertanyaan terkait video yang diputarkan sebagai rangsangan. Semua pertanyaan tersebut dibahas secara klasikal dan oral, sehingga siswa terbawa pada situasi pembelajaran yang menyenangkan.
Setelah semua jawaban siswa dikumpulkan, kemudian siswa diberikan naskah dari video pertama dan kedua, kemudian siswa diminta menampilkan setiap video yang diputarkan sebelumnya di depan kelas.
Dengan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran Bahasa Inggris sangat berpengaruh positif bagi siswa. Media ini membuat siswa tertarik untuk menyimak dan menirukan dialog yang disampaikan, membangkitkan motivasi siswa untuk menghafal dan memahami isi dialognya, sehingga siswa mampu mengerjakan latihan dengan baik.
Dengan memanfaatkan media audio visual dapat meningkatkan penguasaan listening Bahasa Inggris siswa kelas 8E SMP Negeri 1 Ngadirojo semester 2 tahun pelajaran 2022/2023.
Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata ulangan siswa 8E dari rata-rata awal 70,00 meningkat menjadi 85,50.
KKM Bahasa Inggris saat ini 75. Kelas 8E dengan jumlah siswa 32 anak, siswa yang tuntas dalam ulangan 30 siswa, dan yang belum tuntas dua siswa. Dengan demikian, terbukti media audio visual bisa meningkatkan kemampuan listening Bahasa Inggris siswa. (*)
*) Guru Bahasa Inggris SMPN 1 Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri
Editor : Tri Wahyu Cahyono