Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hasil Belajar PAI Meningkat dengan Mepebeca

Tri wahyu Cahyono • Senin, 20 Maret 2023 | 14:00 WIB
Photo
Photo

Oleh : Any Alawiyah, S.Pd.I*)


BELAJAR merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang agar memiliki kompetensi keterampilan dan pengetahuan. Proses belajar dilakukan untuk meningkatkan kemampuan. Suasana belajar mengajar yang menyenangkan dapat memusatkan perhatian siswa dengan penuh saat belajar.


Pembelajaran yang menarik perhatian siswa dengan menerapkan berbagai metode. Suasana belajar menyenangkan diharapkan dapat mengesankan siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.


Di SD Negeri 1 Bulusulur, Wonogiri mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti (BP) merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang harus diajarkan di sekolah. Pembelajaran PAI dan BP selama ini guru lebih banyak mendominasi. Siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Ceramah dan tanya jawab merupakan metode guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.


Media pembelajaran yang digunakan hanya buku siswa. Siswa tampak bosan, mengantuk, sesekali berbicara dengan temannya, tidak konsentrasi dalam belajar, aktivitas dan motivasi belajar siswa pun rendah. Pada materi Ikhlas, rata-rata nilai PAI dan BP hanya 71,36. Dari 22 siswa, hanya 15 siswa atau 68,18 persen yang tuntas dalam KKM. Tujuh siswa belum mencapai KKM atau 31,82 persen. Aktivitas siswa berupa keberanian bertanya masih rendah, hanya lima siswa yang berani bertanya dengan persentase 22,73 persen dan sisanya 17 siswa masih belum aktif bertanya atau 77,28 persen.


Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran. Adapun manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa, elain itu ada beberapa keuntungan menggunakan media dalam proses pembelajaran antaran lain penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, efisiensi waktu dan tenaga, meningkatkan hasil belajar siswa.


Sadiman (2008: 7) menjelaskan, bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Dapat disimpulkan media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan oleh guru sebagai alat bantu mengajar.


Merujuk https://makinrajin.com/blog/canva, Canva adalah sebuah platform pembuatan desain grafis dan konten publikasi yang lebih mudah dan cepat daripada software grafis lainnya. Canva bisa digunakan secara online melalui browser atau mengunduh  aplikasi mobile-nya melalui play store. Tedapat dua versi gratis serta berbayar.


Canva for Education dengan menggunakan akun belajar.id merupakan aplikasi yang digunakan dalam membuat media pembalajaran. Dengan template dan fitur yang sangat banyak dan bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. Canva sangat mudah dalam mendesain materi, sehingga dapat menjadi media pembelajaran yang menarik.


Mepebeca merupakan akronim dari media pembelajaran berbasis Canva. Mepebeca ini adalah pilihan dalam mengemas pembelajaran PAI dan BP , materi Ikhlas pada siswa kelas 5 semester 2 di SD Negeri 1 Bulusulur Tahun Pelajaran 2022/2023. Dengan Media pembelajaran yang dikemas dalam sebuah video berbasis Canva buatan guru sendiri dengan warna, animasi menarik dan perpaduan suara, diharapkan dapat meningkatkan aktivitas, motivasi, dan hasil belajar siswa.


Dalam penerapan Mepebeca pada materi Ikhlas kelas 5 semester 2. Guru sebelum pembelajaran membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Kompetensi Dasar yang diambil adalah KD 3.8 Memahami makna ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan metode pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran dan menyiapkan media pembelajaran berbasis canva dengan materi ajar Ikhlas.


Pada kegiatan pendahuluan, kelas dibuka dengan salam, berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menanyakan kabar, literasi membaca lima surah pendek beserta artinya, memotivasi siswa agar bersemangat dalam belajar, memeriksa kesiapan siswa dalam pembelajaran, melakukan apersepsi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.


Pada kegiatan inti, siswa diajak mengamati gambar dari Canva tentang salah satu contoh sikap ikhlas beribadah. Siswa mengamati dengan seksama. Guru memancing siswa agar siswa menyampaikan pendapat tentang gambar yang ditayangkan. Siswa memberi pendapat dengan bimbingan guru tentang gambar sikap ikhlas dalam beribadah.


Kemudian guru menayangkan video tentang perbuatan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari. Siswa dibagi menjadi lima kelompok, memberikan lembar kerja peserta didik berupa: Apa judul dari video yang disampaikan? Sebutkan contoh sikap ikhlas yang ditayangkan dalam video? Ayo coba kamu sebutkan contoh sikap ikhlas yang sudah kamu lakukan?


Siswa berdiskusi dalam kelompoknya (kolaborasi) siswa dimotivasi untuk aktif dalam kelompok masing-masing. Setelah itu siswa mempresentasikan hasil diskusi ke depan kelas (Komunikasi). Guru memberikan penghargaan atas presentasi tiap kelompok. Kelompok lain diminta untuk memberi tanggapan atau pertanyaan dari presentasi siswa. Lalu guru memberikan soal penilaian harian untuk mengukur tingkat kepahaman siswa.


Rata-rata hasil belajar siswa 85,45. Siswa  yang  mencapai KKM 19 siswa atau 86,36 persen siswa yang tidak tuntas tiga siswa atau 13,64 persen. Dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran berbasis Canva dapat meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas V materi Ikhlas. (*)


 *) Guru PAI BP SDN 1 Bulusulur, Kabupaten Wonogiri


Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Hasil Belajar PAI #Kabupaten Wonogiri #Any Alawiyah #Guru PAI BP SDN 1 Bulusulur #Meningkat dengan Mepebeca