Oleh: Galuh Dwi Anindyawati, S.Pd.*)
SALAH satu keterampilan berbahasa adalah menulis. Menulis ialah suatu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk sebagai alat komunikasi secara tidak langsung. Namun, sayangnya tak sedikit siswa kelas VII SMP Negeri 4 Satu Atap Kismantoro Semester 1 tahun ajaran 2022/2023 masih mengalami kesitan dalam menyusun suatu karangan deskriptif.
Alasannya, cukup klasik. Siswa tak memiliki gambaran atau penginderaan yang dapat dituangkan dalam sebuah karangan deskriptif.
Karenanya, dibutuhkan suatu model atau metode pembelajaran dapat menjelaskan makna dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh seorang pendidik selama proses pembelajaran berlangsung (Sagala, 2014:173).
Penggunaan model yang tepat dalam pembelajaran sangat dibutuhkan. Model pembelajaran yang tepat menghasilkan ketepatan dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa diharapkan mengalami perubahan yang positif dalam pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap.
Salah satu model yang dapat diterapkan ialah picture and picture. Suprijono (dalam Huda, 2014: 236) mengungkapkan, model picture and picture adalah strategi pebelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran.
Menurut Hamdani (2011:89), manfaat dari model picture and picture guru dapat mengetahui kemampuan setiap siswa dalam berlatih, berpikir logis dan sistematis.
Penggunaan gambar pada pembelajaran bertujuan agar siswa fokus. Setelah siswa menyimak sajian gambar, guru memberikan pertanyaan pada siswa tentang pengetahuan dan pengalaman siswa terkait menulis teks deskripsi.
Guru menumbuhkan partisipasi aktif dari diri peserta didik melaui interaksi guru, siswa, sumber belajar dan kegiatan tanya jawab. Siswa menjawab pertanyaan dan mencari sumber mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan menulis teks deskripsi.
Selama mengikuti pembelajaran, siswa aktif dan tidak bosan karena pengunaan model Picture and Picture dapat membuat siswa senang dan membantu memudahkan siswa dalam memahami materi.
Metode picture and picture ini didukung pula dengan pemanfaatan multimedia. Adapun, guru member stimulus siswa dengan sajian gambar (seperti gambar panorama alam) dari gambar-gambar yang ditayangkan tersebut, siswa mendeskripsikan apa yang mereka lihat menjadi sebuah karangan deskritif sesuai penginderaan mereka. Dengan cara itulah metode picture and picture ini bekerja dan dapat mengasah kreativitas siswa.
Implementasi model picture and picture untuk menulis teks deskripsi dapat memberikan manfaat bagi siswa. Tak sedikit siswa yang berpendapat, jika pembelajaran yang diberikan guru kali ini lebih menarik dari pada ceramah. Mereka merasa senang dalam menikmati proses pembelajaran dengan metode tersebut.
Selain itu, model picture and picture bisa dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian materi pembelajaran berupa tayangan gambar yang memiliki daya tarik tersendiri sehingga member kemudahan bagi siswa dalam memahami serta menyampaikan suatu ide dan gagasan.
Model picture and picture berupa gambar cerita tentang lingkungan hidup. Setelah guru menampilkan materi, siswa diminta mengerjakan soal yang diberikan secara individu.
Berdasarkan perhitungan, kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi dengan model Picture and Picture di kelas VII B yang berjumalah 21 siswa. Diperoleh nilai tertinggi yaitu 88, nilai terendah 60 dan nilai rata-rata 76,5, sehingga telah mencapai ketuntasan hasil belajar diatas KKM 76.
Dengan demikian terbukti bahwa penggunaan model picture and picture dalam pembelajaran menulis teks dekripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Satu Atap Kismantoro tahun ajaran 2022/2023 cukup berhasil. (*)
*) Guru Bahasa Indonesia SMPN 4 Satu Atap Kismantoro, Kabupaten Wonogiri
Editor : Tri Wahyu Cahyono