Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Analisis Deteksi Kesehatan Sekolah, Solusi Peningkatan Mutu Sekolah

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 4 Juni 2023 | 05:37 WIB
Photo
Photo

Oleh: Yesi Murwati*)


PEMBARUAN dalam bidang pendidikan dititikberatkan pada peningkatan mutu pendidikan. Peningkatan mutu menjadi sebuah tuntutan kebutuhan dengan mengikuti kebutuhan dan mobilitas masyarakat yang tinggi.


Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah telah mengupayakan berbagai alternatif kebijakan, salah satunya penggabungan sekolah (regrouping school).


Tujuan dari kebijakan penggabungan sekolah tertuang dalam Surat Edaran Menteri dalam Negeri Nomor 421.2/2501/Bangda/1998 tentang Pedoman Pelaksanaan Penggabungan Sekolah yaitu agar tercapainya efisiensi dan efektivitas sekolah dalam penggunaan anggaran belanja negara untuk pembiayaan pendidikan.


Setiap sekolah memiliki usaha maupun cara agar tetap eksis serta tidak kalah dengan sekolah lain dengan meningkatkan mutu, baik mutu input maupun output.


Untuk mempertahankan mutu sekolah diperlukan pengelolaan program yang baik dan sehat, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tinggi.


Jika hal tersebut tidak dilaksanakan, dikhawatirkan akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat, sehingga sekolah tidak mampu bersaing dengan sekolah lain.


Untuk mengantisipasi hal tersebut dibutuhkan analisis deteksi kesehatan sekolah agar dapat diketahui kondisi dan usaha untuk menjaga kesehatan sekolah. Hal tersebut juga diterapkan di SDN 3 Bubakan.


Sekolah yang sehat harus memenuhi beberapa kriteria dan dapat dilihat dari jumlah siswa, kepemimpinan, jumlah guru dan kualitas guru, prestasi sekolah, tingkat kepercayaan masyarakat serta image atau citra sekolah.


Berdasarkan kriteria tersebut, SDN 3 Bubakan melakukan analisis deteksi kesehatan mulai dari mengecek data jumlah siswa selama 5 tahun pembelajaran.


Dari segi kepemimpinan dianalisis melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen di sekolah. Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.


Kemudian analisis jumlah guru dan kualitas guru tidak hanya berdasarkan kualifikasi yang memadai, melainkan guru juga harus menguasai kompetensi yang meliputi empat jenis kompetensi, yaitu kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial.


Prestasi sekolah juga merupakan salah satu kriteria yang harus di analisis untuk mengetahui kesehatan sekolah. Hal tersebut dapat dilihat dari prestasi para guru dan siswa.


Kriteria sekolah sehat lainnya dapat dilihat dari tingkat kepercayaan masyarakat dan image atau citra sekolah. Salah satu ciri sekolah yang baik adalah adanya dukungan dari orang tua dan masyarakat.


Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah perlu didukung adanya Komite Sekolah, sebagai wadah peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan di sekolah. Pelibatan potensi orang tua, guru dan anak didik sangat perlu dipertebal.


Image atau citra sekolah dapat terbentuk dari kegiatan pembiasaan di sekolah. SDN 3 Bubakan melaksanakan kegiatan pembiasaan upacara setiap Senin untuk menanaman pendidikan karakter nasionalisme, disiplin, dan kepemimpinan.


Untuk menumbuhkan literasi baca tulis, siswa dibiasakan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai dan menyalinnya di buku literasi.


Guna menumbuhkan literasi numerasi, siswa melakukan kegiatan mencongak sebelum masuk kelas. Dalam hal literasi finansial, siswa diikutsertakan dalam koperasi sekolah.


Untuk menanamkan literasi budaya, siswa dibiasakan berjabat tangan dengan guru dan teman-teman sebelum masuk kelas dan sebelum pulang sekolah.


Guna menumbuhkan karakter religius, siswa dibiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran, melaksanakan salat Duha dan Salat Duhur berjamaah, serta hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain.


Dengan penerapan analisis kesehatan sekolah tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan mutu SDN 3 Bubakan. (*)


*) Kepala SDN 3 Bubakan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri


Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Deteksi Kesehatan Sekolah #Yesi Murwati #Solusi Peningkatan Mutu Sekolah #Analisis