Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tingkatkan Pengetahuan Peserta Didik lewat P5 dengan Tema Kearifan Lokal

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 28 September 2023 | 00:11 WIB

Herna Wasiyati Nugrahani
Herna Wasiyati Nugrahani


Oleh : Herna Wasiyati Nugrahani, S.Pd*)


MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim meluncurkan Kurikulum Merdeka dan telah digunakan oleh banyak sekolah di Indonesia.

Kurikulum Merdeka ini sudah mulai digunakan mulai tahun ajaran 2022/2023 di jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA.

Kurikulum merdeka adalah program pendidikan yang memberikan kebebasan kepada siswa dalam menentukan jalur dan tujuan pendidikan yang ingin diambil sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan mereka.

Kurikulum merdeka dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan membutuhkan keterampilan kreatif dan inovatif (Makarim, N. 2021).

Pelaksanaan P5 pada peserta didik kelas VII semester 1 tahun pelajaran 2023 /2024 di SMP Negeri 3 Sidoharjo, mendorong tercapainya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis proyek.


Dimensi: berkebhinnekaan global, kolaborasi, bergotong royong, kreatif.

Elemen : mengenal dan menghargai budaya menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinal.

Sub elemen : menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya. Gagasan yang orisinal, karya dan tindakan yang orisinal, alternative solusi permasalahan, dan kerja sama.

Tujuan pembelajaran untuk menumbuhkan dan memupuk kecintaan warga sekolah akan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia serta budaya nasional.

Pengetahuan yaitu hasil dari pemahaman setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap sebuah objek tertentu.

Penginderaan tersebut terjadi melalui panca indera yang dimiliki oleh manusia, yakni indera pendengaran, penglihatan, penciuman bau, rasa serta raba.

Diketahui sebagian besar pengetahuan yang diperoleh manusia yaitu melalui indra penglihatan dan pendengaran (Notoatmojo, 2007).

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis proyek.

Dengan menjalankan P5, guru diharapkan dapat menemani proses pembelajaran ssiswa untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur, sebagaimana yang diejawantahkan dalam Profil Pelajar Pancasila.

Proyek lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan.

Kearifan lokal bertujuan mengenalkan peserta didik dapat membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar, serta perkembangannya.

Peserta didik mempelajari bagaimana dan mengapa masyarakat lokal/daerah berkembang, konsep dan nilai-nilai di balik kesenian dan tradisi lokal, serta merefleksikan nilai-nilai apa yang dapat diambil dan diterapkan dalam kehidupan mereka.

Modul proyek adalah dokumen yang berisi tujuan, langkah , media pembelajaran dan asesmen yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Tujuan menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila melalui tema- tema strategis bersifat lintas disiplin, yang ditentukan oleh Kemendikbudristek. Acuan Profil Pelajar Pancasila (dimensi,elemen, dan sub-elemen).

Pengampu: tim fasilitator projek dari beberapa guru mata pelajaran. Modul proyek dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya, serta dibutuhkan untuk kelengkapan pelaksanaan pembelajaran.

Modul proyek pada dasarnya memiliki komponen sebagai berikut : profil modul (tema dan topik, fase atau jenjang sasaran, durasi kegiatan).

Dengan menjalankan P5, siswa dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur sebagaimana yang diejawantahkan dalam profil Pelajar Pancasila.

Proyek lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan berupa proyek pemberdayaan dan keterampilan berbasis profil pelajar Pancasila. (*)

*) Guru Prakarya SMP Negeri 3 Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri

 

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila #Herna Wasiyati Nugrahani #Pengetahuan Peserta Didik #Guru Prakarya SMP Negeri 3 Sidoharjo