Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Keputusan Macron Ubah Warna Biru pada Bendera Prancis Tuai Pro Kontra

Syahaamah Fikria • Selasa, 16 November 2021 | 06:18 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron memilih warna biru laut (navy) untuk gantikan warna biru yang lebih terang pada bendera Prancis saat ini.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memilih warna biru laut (navy) untuk gantikan warna biru yang lebih terang pada bendera Prancis saat ini.
RADARSOLO.ID - Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memilih warna biru laut (navy) untuk menggantikan warna biru yang lebih terang pada bendera Prancis yang digunakan saat ini.

Dilansir dari BBC, Presiden Macron ingin membawa kembali biru laut (navy) pada bendera negaranya, yang merupakan sebuah simbol dari revolusi Prancis.

Namun, baik warna biru muda ataupun biru laut (navy) yang lebih gelap telah digunakan selama beberapa dekade. Angkatan Laut Prancis dan beberapa bangunan milik negara telah dengan konsisten menggunakan warna biru laut (navy).

Namun, di bawah kepemimpinan Presiden Giscard d’Estaing, warna biru muda yang digunakan saat ini diperkenalkan pada 1976, yang serupa dengan warna biru pada bendera Eropa.

Menurut media Prancis Europe 1, keputusan mengubah warna biru pada bendera Prancis itu diambil atas dasar aspek estetika. Dan karena bendera Prancis dan bendera Eropa sering beriringan di berbagai acara di seluruh dunia.

Istana Élysée belum mengumumkan kepada publik secara resmi. Dan belum ada perintah untuk institusi-institusi kenegaraan dalam penggantian bendera.

Terdapat sejumlah pertentangan terkait penggantian warna biru pada bendera tersebut. Beberapa alasan di balik ketidaksetujuan tersebut di antaranya karena warna biru tersebut dianggap norak, dan akan menimbulkan perselisihan dengan pihak Uni Eropa, serta tragedi kelam masa lalu sebelum 1976.

Meski demikian, penggantian warna biru pada bendera ini diharapkan untuk tidak ditafsirkan sebagai gestur anti-EU, menurut laporan Europe 1.

Pada Januari, Prancis memiliki agenda untuk menjadi presiden bergilir Uni Eropa. Sementara pada April, Macron juga akan menghadapi pemilihan presiden. (mgd/ria)

  Editor : Syahaamah Fikria
#Presiden Prancis Emmanuel Macron #bendera prancis #perubahan warna bendera prancis