RADARSOLO.COM - Gambar semangka banyak bermunculan di tengah aksi solidaritas dukung Palestina. Potongan semangka itu, ada yang digenggam, digambar dalam karya seni, atau diposting online sebagai emoji.
Lantas, bagaimana semangka bisa menjadi simbol solidaritas Palestina?
Dilaporkan dari majalah Time pada Kamis (2/11), buah semangka telah menjadi simbol kuat bagi warga Palestina.
Meski belakangan gambar semangka banyak muncul di medsos, menyertai postingan dukungan dan solidaritas untuk Palestina. Namun, penggunaan buah semangka sebagai simbol bela Palestina bukanlah sesuatu yang baru.
Simbol semangka Palestina mulai muncul pada tahun 1967, setelah Perang Enam Hari. Saat itu, pihak Israel mampu menguasai Tepi Barat dan Gaza serta mencaplok Yerusalem Timur.
Setalah itu, pemerintah Israel menetapkan pengibaran bendera Palestina di depan umum sebagai pelanggaran pidana di Gaza dan Tepi Barat.
Hingga kemudian, warga Palestina menggunakan buah semangka sebagai simbol identitas kebangsaan mereka. Lantaran tak bisa lagi mengibarkan bendera di tempat-tempat yang dilarang.
Mengapa memilih buah semangka? Sebab semangka jika dibelah memiliki warna yang mirip dengan bendera Palestina. Yakni hijau, merah, putih dan hitam.
Sejak pelarangan pengibaran bendera itulah, peran semangka turut menggantikan simbol Palestina. Apalagi Israel melalui Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir pada Januari lalu mulai memberikan izin kepada polisi untuk menyita bendera Palestina.
Dan, kini sejak agresi Israel pada 7 Oktober lalu yang menewaskan ribuan warga Palestina, simbol semangka ini makin banyak 'berkibar'. Bahkan tak hanya di Palestina, melainkan di sejumlah penjuru negara, termasuk Indonesia. (jpg/ria)
Editor : Syahaamah Fikria