RADARSOLO.COM - Usai memborbardir dan meluluhlantakkan Gaza yang menewaskan belasan ribu warga Palestina, kini Israel dilaporkan telah merancang strategi lain untuk mengusir para pejuang Hamas. Yakni dengan membanjiri terowongan Gaza dengan air laut
Israel dilaporkan telah merancang sistem pompa besar untuk membanjiri terowongan yang digunakan oleh Hamas di bawah Jalur Gaza.
Laporan Wall Street Journal pada Senin (4/12), Israel telah merancang sistem pompa besar sekitar pertengahan November lalu.
Disebutkan ada lima pompa dibangun di sekitar 1,6 km sebelah utara kamp pengungsi Al-Shati.
Pompa-pompa tersebut dapat mengalirkan ribuan meter kubik air per jam. Sehingga bisa membanjiri terowongan dalam beberapa pekan.
Belum bisa dipastikan apakah Israel akan menggunakan pompa tersebut sebelum pembebasan semua sandera. Sebelumnya, Hamas menyebut bahwa mereka menyembunyikan tawanan di tempat dan terowongan yang aman.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) disebut telah diberi tahu rencana Israel tersebut.
Seorang pejabat AS menilai langkah Israel membanjiri terowongan di Gaza itu adalah hal yang masuk akal.
Wall Street Journal melaporkan bahwa pejabat angkatan bersenjata Israel (IDF) menolak berkomentar atas rencana penggunaan pompa banjir itu. Belum ada keputusan dari Israel untuk melanjutkan rencana itu atau tidak.
Namun, pejabat tersebut menyampaikan bahwa IDF beroperasi untuk membongkar kemampuan teror Hamas dengan berbagai cara.
IDF sendiri sebelumnya mengklaim telah menemukan 800 terowongan bawah tanah milik Hamas di sepanjang wilayah Jalur Gaza.
Dari jumlah itu, 500 terowongan di antaranya telah dihancurkan menggunakan berbagai metode operasional, seperti peledakan dan penutupan. (antara/ria)
Editor : Syahaamah Fikria