RADARSOLO.COM - Vatikan umumkan Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, menderita sakit bronkitis. Untuk itu, Paus Fransiskus akan mengadakan pertemuan dan audiensi dalam beberapa hari ke depan di kediamannya, Casa Santa Marta.
Melansir Catholic News Agency, Jumat (7/2/2025), Kantor Pers Tahta Suci menyatakan, bahwa keputusan ini diambil agar Paus tetap dapat menjalankan tugas-tugasnya meskipun mengalami gangguan kesehatan.
“Karena bronkitis yang dialaminya saat ini, dan untuk melanjutkan aktivitasnya, audiensi dengan Paus Fransiskus pada Jumat, 7 Februari, dan Sabtu, 8 Februari, akan diselenggarakan di Casa Santa Marta,” tulis pengumuman Vatikan dikutip dari Catholic News Agency, Jumat (7/2/2025).
Sebelumnya, pada Kamis (6/2/2025), audiensi Paus Fransiskus dengan Asosiasi Bidan Italia serta para imam dan biarawan Ortodoks Timur juga dialihkan ke Casa Santa Marta, menggantikan lokasi awal di Istana Apostolik.
Dalam kesempatan tersebut, Paus tidak membacakan langsung pidato yang telah dipersiapkan, melainkan meminta seorang ajudan untuk menyampaikannya.
Gangguan kesehatan ini juga berdampak pada audiensi publik mingguan Paus pada Rabu (5/2/2025) di Aula Paulus VI.
Karena kondisinya, beliau meminta seorang pendamping untuk membacakan pengajaran agama kepada jemaat.
Meskipun mengalami bronkitis, Paus Fransiskus tetap dijadwalkan memimpin Misa pada Minggu, 9 Februari 2025, di Lapangan Santo Petrus.
Misa ini merupakan bagian dari perayaan khusus Jubilee of Hope bagi angkatan bersenjata, kepolisian, dan personel keamanan.
Hingga kini, belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah jadwal ini akan mengalami perubahan.
Riwayat Kesehatan Paus Fransiskus
Dalam beberapa pertemuan terakhir, beliau terlihat mengalami sesak napas dan lebih sering meminta ajudan untuk membacakan pidatonya.
Pada 22 Desember 2024, sebelum Natal, Paus juga mengalami flu dan memilih menyampaikan doa Angelus serta pesan Natalnya melalui siaran langsung dari kapel Casa Santa Marta.
Langkah ini menunjukkan pola penyesuaian jadwal dan aktivitasnya akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Selain bronkitis, Paus Fransiskus juga menghadapi berbagai masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, seperti nyeri lutut yang mengharuskannya menggunakan kursi roda, infeksi pernapasan, serta insiden jatuh yang menyebabkan memar di lengan bawahnya.
Hingga saat ini, Vatikan belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi Paus.
Meski kesehatannya terus menjadi perhatian, Paus Fransiskus tetap berusaha menjalankan tugasnya dengan berbagai penyesuaian. (dam)
Editor : Damianus Bram