RADARSOLO.COM - China digemparkan oleh sosok viral bernama Sister Hong, alias Sister Red, yang selama ini dikenal sebagai seleb medsos dengan gaya feminin dan manis.
Namun di balik penampilan glamornya, tersimpan rahasia kelam yang mengejutkan publik.
Sister Hong ternyata bukan wanita seperti yang selama ini ditampilkan.
Sosok di balik wig dan makeup tebal itu adalah pria berusia 38 tahun bernama Jiao.
Sister Hong berhasil menyamar sebagai wanita super feminin, lengkap dengan rok mini, dress manis, hingga makeup cetar, demi memikat banyak pria.
Namun, penipuan ini tidak hanya soal identitas.
Diam-diam, Jiao memasang kamera tersembunyi di rumahnya dan merekam seluruh aktivitas pribadi bersama para pria tanpa izin.
Video-video tersebut kemudian dibagikan di grup online tertutup, dengan akses berbayar sebesar 150 yuan (sekitar Rp341 ribu).
Baca Juga: Pria Tua 73 Tahun Jadi Pelaku Asusila di Solo Yang Akhirnya Harus Dipolisikan
Tak berhenti di situ, Jiao juga disebut sering meminta "imbalan kecil" dari para korban seperti buah, susu, snack, hingga minyak goreng, sebagai bentuk “terima kasih” atas keramahannya.
Visual yang tersebar di media sosial memperlihatkan para korban datang dengan membawa oleh-oleh, tidak sadar bahwa mereka sedang menjadi bagian dari eksploitasi.
Kasus ini langsung viral dan memicu perdebatan publik soal identitas gender, eksploitasi seksual, hingga privasi digital.
Pihak kepolisian disebut telah memulai penyelidikan mendalam, sementara warganet mendesak agar Jiao diberi hukuman setimpal atas perbuatannya.(np)
Editor : Nur Pramudito