RADARSOLO.COM – Kematian tragis Zara Qairina Mahathir, siswi berusia 13 tahun dari Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tun Datu Mustapha, telah memicu gelombang kemarahan publik di Malaysia.
Kasus yang diduga kuat terkait perundungan ini menyisakan banyak kejanggalan.
Tagar #JusticeForZara pun menggema di media sosial.
Menganggapi kasus ini, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menjanjikan penyelidikan yang cepat dan transparan.
Sebagai respons atas desakan publik, Kejaksaan Agung Malaysia kini mengambil langkah serius, menggelar inkues untuk mengungkap kebenaran di balik insiden tragis tersebut.
Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam kasus kematian siswi Zara Qairina Mahathir, yang penuh teka-teki.
Apa Itu Inkues?
Dalam sistem hukum Malaysia, inkues adalah sebuah proses penyelidikan yang dilakukan oleh pengadilan.
Inkues dilakukan oleh lembaga peradilan khusus, yakni Mahkamah Koroner.
Tujuan utama inkues adalah untuk menentukan penyebab dan keadaan di balik sebuah kematian, terutama ketika kematian tersebut tidak wajar, mencurigakan, atau terjadi di bawah pengawasan negara.
Proses ini berbeda dengan persidangan pidana biasa.
Inkues tidak bertujuan untuk menghukum individu, melainkan untuk mengungkap fakta-fakta penting seputar kematian.
Dalam inkues, saksi-saksi dari pihak-pihak terkait akan dimintai keterangan.
Namun, hanya jaksa dan pengacara yang boleh mengajukan pertanyaan kepada saksi
Hasil dari inkues akan menjadi rekomendasi bagi pihak berwenang, seperti kepolisian atau kejaksaan, untuk memutuskan apakah akan melanjutkan penyelidikan ke ranah pidana atau tidak.
Ini adalah langkah krusial untuk memastikan ada atau tidak adanya unsur kriminal yang terlewatkan dalam kasus-kasus yang kompleks.
Penyelidikan Kematian Zara Qairina Mahathir
Dengan digelarnya inkues, Kejaksaan Agung Malaysia akan meninjau kembali semua laporan investigasi dari Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM).
Mereka akan memeriksa saksi-saksi, meninjau ulang hasil autopsi, dan mencari bukti-bukti tambahan.
Tujuannya adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kunci.
Apakah kematian Zara murni kecelakaan, atau ada unsur lain seperti perundungan, penganiayaan, atau bahkan kelalaian yang menyebabkan ia terjatuh dari asrama?
Dengan adanya inkues, harapannya kebenaran akan terungkap secara menyeluruh, memberikan keadilan bagi Zara Qairina dan ketenangan bagi keluarganya serta seluruh masyarakat Malaysia. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria