Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Siapa Ayatollah Mojtaba Khamenei? Sosok yang Resmi Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Baru Iran

Nur Pramudito • Senin, 9 Maret 2026 | 07:54 WIB

Mojtaba Khamenei (kanan), putra dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (kiri)
Mojtaba Khamenei (kanan), putra dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (kiri)

RADARSOLO.COM - Pertanyaan siapa Ayatollah Mojtaba Khamenei kini menjadi sorotan dunia setelah dirinya resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran baru menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, pada Senin (9/3/2026).

Penunjukan Mojtaba Khamenei diumumkan setelah Majelis Ahli Iran melakukan pemungutan suara untuk menentukan pengganti pemimpin sebelumnya.

Lembaga tersebut beranggotakan 88 ulama senior yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis setelah tengah malam waktu Teheran, Majelis Ahli menegaskan keputusan mereka.

“Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem suci Republik Islam Iran,” bunyi pernyataan tersebut.

Keputusan ini menandai babak baru kepemimpinan di Republik Islam Iran.

Jabatan Pemimpin Tertinggi Iran memiliki kewenangan tertinggi dalam sistem politik negara, termasuk dalam urusan pemerintahan, militer, dan kebijakan strategis nasional.

Baca Juga: Setelah Ali Khamenei Wafat, Mojtaba Khamenei Jadi Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Siapa Dia?

Sosok Mojtaba Khamenei di Lingkar Kekuasaan Iran

Banyak pihak bertanya siapa Ayatollah Mojtaba Khamenei, karena sebelumnya ia dikenal sebagai ulama tingkat menengah.

Meski demikian, ia memiliki pengaruh yang cukup kuat di lingkaran kekuasaan Iran.

Selama ini, Mojtaba disebut memiliki hubungan erat dengan jaringan keamanan serta struktur bisnis yang berkembang di bawah pemerintahan ayahnya.

Faktor tersebut membuatnya sering disebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan posisi Pemimpin Tertinggi Iran.

Sebelum penunjukan resmi dilakukan, namanya sudah lama beredar sebagai salah satu figur yang paling berpeluang untuk meneruskan kepemimpinan negara tersebut.

Pernyataan Iran di Tengah Ketegangan Global

Dalam pengumuman tersebut, pihak Iran juga menegaskan bahwa mereka tidak ragu sedikit pun dalam memilih pemimpin baru, meskipun situasi geopolitik sedang memanas.

Pernyataan itu merujuk pada meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengkritik sosok Mojtaba.

Ia bahkan menyatakan bahwa pemimpin baru Iran seharusnya mendapat persetujuan dari Washington.

“Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” ujar Trump dalam wawancara dengan ABC News sebelum pengumuman resmi dibuat.

Mojtaba Khamenei Dilaporkan Selamat dari Serangan

Menjelang pengumuman penunjukan tersebut, Ayatollah Mojtaba Khamenei juga dilaporkan selamat dari serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Informasi ini disampaikan oleh dua sumber Iran kepada Reuters pada Rabu (4/3/2026). Menurut sumber tersebut, saat serangan terjadi Mojtaba tidak berada di ibu kota Teheran.

“Dia masih hidup. Dia tidak berada di Teheran ketika Pemimpin Tertinggi terbunuh,” kata salah satu sumber tersebut.

Bagaimana Mekanisme Penunjukan Pemimpin Tertinggi Iran?

Banyak orang juga ingin mengetahui siapa Ayatollah Mojtaba Khamenei dan bagaimana proses dirinya resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran baru.

Mengutip laporan Al Jazeera, pemimpin tertinggi Iran tidak dipilih langsung oleh rakyat.

Proses pemilihannya dilakukan oleh Majelis Ahli, sebuah lembaga yang terdiri dari 88 ulama yang dipilih publik setiap delapan tahun sekali.

Namun, calon anggota Majelis Ahli harus terlebih dahulu melewati proses verifikasi dari Dewan Penjaga, lembaga pengawas yang sebagian anggotanya ditunjuk oleh Pemimpin Tertinggi.

Jika jabatan Pemimpin Tertinggi kosong karena wafat atau mengundurkan diri, Majelis Ahli akan segera berkumpul untuk melakukan pemungutan suara guna memilih pengganti.

Peralihan Kepemimpinan yang Jarang Terjadi

Penunjukan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran baru menjadi momen penting dalam sejarah politik Iran.

Sebelumnya, hanya ada satu kali pergantian pemimpin tertinggi sejak berdirinya Republik Islam Iran. Peristiwa tersebut terjadi pada 1989 setelah wafatnya Ruhollah Khomeini, pemimpin Revolusi Iran 1979.

Kini, dunia kembali menyoroti sosok Ayatollah Mojtaba Khamenei yang resmi ditunjuk untuk memimpin Iran di tengah dinamika politik dan ketegangan geopolitik global.(np)

Editor : Nur Pramudito
#mojtaba khamenei pemimpin tertinggi iran #ayatollah mojtaba khamenei #pemimpin baru iran #pemimpin iran sekarang #Mojtaba Khamenei