Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gelar Konferensi di Jepang, JCI Solo dan JCI Surigao Filipina Resmi Teken Kerja Sama Sister Chapter

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 14 Juni 2026 | 10:44 WIB
Junior Chamber International (JCI) Solo resmi menandatangani naskah perjanjian program Twinning Chapter dengan JCI Surigao, Filipina, dalam rangkaian acara Asia Pacific Conference yang berlangsung di Niigata, Jepang. (ISTIMEWA)
Junior Chamber International (JCI) Solo resmi menandatangani naskah perjanjian program Twinning Chapter dengan JCI Surigao, Filipina, dalam rangkaian acara Asia Pacific Conference yang berlangsung di Niigata, Jepang. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM-Junior Chamber International (JCI) Solo resmi menandatangani naskah perjanjian program Twinning Chapter dengan JCI Surigao, Filipina, dalam rangkaian acara Asia Pacific Conference yang berlangsung di Niigata, Jepang.

Kesepakatan program Sister Chapter Agreement ini berhasil disahkan setelah melalui proses penjajakan kerja sama yang berjalan selama dua tahun.

Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan secara langsung oleh Presiden JCI Solo Pulung Priyo Utomo, bersama Presiden JCI Surigao Jair Balberan.

Baca Juga: Mau ke Korea Selatan? Turis Indonesia Kini Bisa Masuk Tanpa Visa Mulai Hari Ini, Simak Syaratnya

Pulung menyatakan, meskipun Solo dan Surigao memiliki perbedaan karakteristik wilayah serta geografis, perbedaan tersebut justru menjadi daya tarik utama dalam membangun ruang kolaborasi yang saling melengkapi.

Kota Solo diposisikan sebagai pusat kebudayaan Jawa, sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) batik, serta kota pendidikan.

Sementara itu, Surigao berperan sebagai jantung industri nikel, pusat sumber daya alam, sekaligus jalur maritim penting di Filipina.

Berdasarkan naskah draf kesepakatan, terdapat sejumlah sektor strategis yang akan dijalankan dalam program kerja sama bilateral ini:

Proses perumusan dan penjajakan kerja sama ini pertama kali diinisiasi sejak dua tahun lalu oleh para Presiden JCI Solo terdahulu, yakni William Sandika dan Soni Suharyono.

Sepanjang masa persiapan, kedua pihak organisasi secara berkala melakukan pengujian dan analisis mendalam pada setiap sektor kerja sama guna menjamin tingkat keberhasilan program saat diimplementasikan.

Baca Juga: Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Pulung Priyo Utomo menambahkan, kelancaran proses komunikasi lintas negara ini tidak terlepas dari peran strategis representasi pengurus di tingkat internasional.

"Beruntung pada saat yang sama, kita memiliki seorang Serra Argo Rianda yg duduk sebagai perwakilan yang menjabat di JCI Global sehingga dapat menjembatani dan mempertemukan kebutuhan kedua organisasi untuk bekerjasama," kata Pulung Priyo Utomo dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2026).

Prosesi penandatanganan kerja sama internasional ini turut disaksikan langsung oleh JCI World President Alejandra Castillo bersama JCI Indonesia President Siegfried Listijosuputro.

Baca Juga: Pemkot Solo Jajaki Kerja Sama Penyaluran Tenaga Kerja ke Australia, Ini Bidang yang Dilirik

Kedua pimpinan tertinggi organisasi tersebut berharap agar kolaborasi antara Solo dan Surigao dapat menjadi percontohan draf kerja sama berbasis "Culture + Resources", di mana Solo membawa nilai kebudayaan serta SDM kreatif, sedangkan Surigao membawa kekuatan sumber daya alam serta akses penetrasi pasar global.

Lewat kesepakatan MoU sister city ini, kedua kota diharapkan dapat bersama-sama menaikkan kelas ekonominya di masa depan. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#JCI SOLO #jci surigao filipina #kerja sama sister chapter #Presiden JCI Solo Pulung Priyo Utomo #Presiden JCI Surigao Jair Balberan