Terbiasa mandiri sejak kecil, Ada mengaku tak malu berjualan bahkan bersyukur dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Bahkan dengan untung Rp 200 per buah, dia dapat menabung untuk masa depannya, melanjutkan kuliah.
Tak menunggu lama, dagangannya pun ludes tak tersisa. Senyumnya tambah semringah ketika mengetahui jika mulai Januari 2020, dia dan seluruh siswa-siswa SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Tengah tak perlu membayar SPP. Sebab, mulai Januari 2020 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggratiskan SPP-nya.
“Iya saya tahu kalau mulai bulan Januari 2020 SPP gratis. Saya senang sekali karena dapat meringankan beban ibu saya yang hanya sebagai buruh di pabrik tekstil,” ucap Ada.
Dengan SPP Gratis, Ada mengaku semakin termotivasi untuk belajar lebih giat. Sebab, dia tidak ingin menyia-nyiakan bantuan yang telah digelontorkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Saya jadi termotivasi untuk giat belajar lagi karena Pemprov Jateng telah membantu. Jangan disia-siakan, jangan nyepelekke,” jawab Ada yang bercita-cita ingin menjadi penyuluh pertanian.
Senada dengan Ada, siswi kelas XII Jurusan Agribisnis Ternak SMKN 1 Bawen Ruminansia Lailatul Mukaromah, 17, pun menyambut gembira program SPP gratis. Ia berharap agar sosialisasi SPP gratis ini disampaikan secara jelas dan langsung kepada para orang tua siswa. Sehingga menghindari adanya oknum siswa yang menyalahgunakan uang SPP.
Lailatul pun siap mengawal dan mengawasi apabila ada oknum yang menyalahgunakan atau jika ada pungutan liar. ”Saya siap pantau terus. Dan kalau ada oknum yang menyalahgunakan, akan saya sampaikan lewat media sosial saya ke Pak Gub (gubernur, Red),” ujarnya sambil tersenyum.
Bagi Kepala SMKN 1 Bawen Imam Syafi’i, program sekolah gratis memang membawa berkah, terlebih untuk sekolah pertanian seperti di sekolahnya, di mana sebagian besar siswanya dari pedesaan. Dengan sekolah gratis, selain meringankan beban orang tua, diharapkan dapat mendorong anak-anak dari pedesaan untuk bersekolah hingga jenjang menengah.
“Saya harap SPP gratis ini membuat adik-adik lulusan SMP tak ragu lanjut ke tingkat SMA/SMK karena gratis,” papar Imam.
Kepala sekolah yang baru empat bulan menjabat di SMKN 1 Bawen ini pun berharap agar para siswa tidak terlena dengan SPP gratis. Mereka mesti tetap belajar sungguh-sungguh dan tidak menyepelekan. Ia pun menekankan, walaupun gratis, berbagai fasilitas dan kualitas sekolah tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan. (bay/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra