"Jenazah SIJ KGPAA Mangkunegara IX diberangkatkan dari rumah duka Jakarta sekitar 10.20 WIB. Diperkirakan sampai Solo pada sore hari ini, sekitar 14.00-15.00 WIB. Beliau memang sudah di Jakarta selama dua bulan. Sebab di sini ada renovasi. Di Jakarta bersama istri beliau. Sedangkan anak beliau ada yang di Jakarta dan Solo," tutur Humas Pura Mangkunegaran Joko Pramudyo, Jumat (13/8).
Joko mengatakan saat ini, kerabat fokus pada upacara penyambutan (penerimaan) jenazah. Kemudian jenazah akan dileremkan (disemayamkan,red) dulu di Ndalem Ageng Pura Mangkunegaran. Di Ndalem Ageng itu biasanya dipakai untuk acara privasi atau untuk prosesi upacara adat.
"Terkait bagaimana prosesi lanjutan, nanti sore ada pertemuan lagi. Akan kami putuskan di situ bersama keluarga dan lainnya. Inikan lebih enak. Tentunya sesuai adat dan tradisi Mangkunegaran. Serta sesuai protokol kesehatan (prokes) pelayatannya. Namun, saya pertegas beliau meninggal bukan gerah Covid-19," bebernya.
Di sisi lain, menurut Joko beliau itu sosok pengageng yang benar-benar njawani. "Ketika ngendikan halus. Sangat mengayomi dan sifatnya kebapakan. Selain itu, beliau sangat ngajeni wong cilik," tambahnya. (nis/dam) Editor : Damianus Bram