Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tujuh Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Boyolali Kosong

Damianus Bram • Senin, 6 September 2021 | 16:30 WIB
Sekda Boyolali Masruri.
Sekda Boyolali Masruri.
BOYOLALI – Sejumlah jabatan kepala dinas di lingkungan Pemkab Boyolali kosong. Mengisi posisi tujuh jabatan eselon dua tersebut, bakal dilakukan lelang jabatan. Pemkab akan membentuk panitia seleksi (pansel) untuk menguji kualitas calon pejabat yang akan mengisinya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Masruri menjabarkan, ada tujuh jabatan eselon II yang masih kosong. Yakni kepala dinas kesehatan (dinkes), kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (dispermasdes), inspektur inspektorat, kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), kepala badan kesbangpol, staf ahli bupati, dan direktur RSUD Pandan Arang.

Khusus jabatan kepala badan kesbangpol, OPD ini awalnya hanya kantor. Sekarang sudah berubah menjadi badan. Sehingga jabatannya harus eselon II. Pengisian jabatan tinggi pratama (JTP) ini harus melalui proses seleksi.

“Kami akan membentuk pansel untuk menguji kualitas calon pejabat yang akan mengisi posisi strategis itu. Selain itu untuk menentukan pejabat mana yang paling layak memimpin jabatan yang dilelang,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (5/9).

Kekosongan jabatan eselon II per 16 Agustus. Tercatat sepuluh pejabat eselon II dimutasi. “Promosi dan mutasi ini untuk penyegaran. Sesuai perundangan, pejabat harus berinovasi. Jika sudah lama di satu tempat, semakin berkurang inovasinya,” bebernya. (rgl/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Tujuh Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Boyolali Kosong #Sekda Boyolali Masruri #Tujuh Jabatan Eselon Dua di Boyolali Kosong