Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jenderal Andika Perkasa Resmi Jadi Panglima TNI, Simak Perjalanan Karirnya

Syahaamah Fikria • Rabu, 17 November 2021 | 21:43 WIB
Presiden Joko Widodo melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11). (ANTARA)
Presiden Joko Widodo melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11). (ANTARA)
RADARSOLO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106 TNI Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI yang ditetapkan pada 17 November 2021.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Andika saat mengucapkan sumpah jabatan dengan dibimbing Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11).

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," lanjut Andika.

Seusai mengucapkan sumpah jabatan, Andika dan Presiden Jokowi menandatangani berita acara pengucapan sumpah jabatan yang disaksikan dua orang saksi. Salah satunya adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selanjutnya, Jokowi menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan di bahu Andika sekaligus menyerahkan tongkat komando Panglima TNI.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, antara lain Ibu Negara Iriani Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetoyo, dan pejabat terkait lainnya.

Rapat Paripurna DPR RI pada Senin (8/11) lalu, menyetujui usulan Presiden Jokowi yang mengajukan nama Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI.

Persetujuan tersebut diambil setelah mendengarkan laporan Komisi I DPR yang telah menyelenggarakan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI pada Sabtu (6/11).

Dalam rapat paripurna tersebut, Jenderal TNI Andika Perkasa hadir dan diperkenalkan di hadapan anggota dewan. Andika dipilih sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun.

Sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, Andika Perkasa adalah kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad).


Andika Perkasa lahir di Bandung, 21 Desember 1964 adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987. Ia mengawali karir sebagai perwira pertama infanteri Kopassus Grup 2/Para Komando dan Satuan-81/Penanggulangan Teror (Gultor) selama 12 tahun.

Selanjutnya, Andika menjadi Sespri Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta di Jakarta, Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan yang berkedudukan di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.

Menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono tersebut kemudian menduduki posisi kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat pada November 2013. Sehingga Andika pun menjadi perwira tinggi bintang satu.

Perjalanan karirnya meningkat saat menjadi komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan pangkat mayor jenderal, dua hari setelah pelantikan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden periode 2014—2019.

Selanjutnya, alumnus The Military College of Vermont, Norwich University, Vermont, USA ini melanjutkan karir militernya sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura pada tanggal 30 Mei 2016.

Setelah beberapa kali berganti jabatan, pemegang gelar lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat 2000 tersebut dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) pada 22 November 2018.

Selama menjabat sebagai kasad, Andika Perkasa aktif membantu pemerintah menjalankan program Serbuan Vaksin guna mencapai target vaksinasi nasional dengan mengerahkan anggota TNI AD.

Andika Perkasa juga menunjukkan sikap tegas dengan memecat 31 prajurit TNI AD yang terkait dengan penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada 29 Agustus 2020.

Sebagai kasad, Andika juga memerintahkan penghapusan aturan tes keperawanan dalam proses rekrutmen prajurit TNI AD, seperti pernyataannya pada 11 Agustus 2021. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria
#jokowi #Panglima TNI #jenderal andika perkasa #perjalanan karir jenderal andika perkasa #pelantikan jenderal andika perkasa