Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Megawati Tanggapi Pro Kontra Soal Masak Tanpa Minyak Goreng: Saya Ini Ngerti

Syahaamah Fikria • Selasa, 29 Maret 2022 | 00:02 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (ANTARA/DPP PDI Perjuangan)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (ANTARA/DPP PDI Perjuangan)
RADARSOLO.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menanggapi pro kontra atas pernyataannya mengenai kenaikan harga minyak goreng dan saran mengubah metode memasak. Menurut dia, pernyataannya itu telah disalahartikan dan cenderung dipolitisasi.

Pada Pameran dan Demo Masak Tanpa Minyak Goreng di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (28/3), Megawati mengatakan, dia bicara soal kenaikan harga minyak goreng justru karena trenyuh melihat informasi soal ibu-ibu yang antre membeli minyak goreng sejak Subuh.

"Terus kan saya bertanya, nanti kan pas anak-anaknya pulang sekolah apakah ibunya ini sudah masak? Itu sebenarnya pertanyaan besar saya sebenarnya. Oleh sebab itulah saya mengintrodusir (soal memasak tanpa minyak goreng, Red.). Nanti ada lagi yang bilang ‘Oh Bu Mega bilang enggak boleh memasak dengan minyak goreng’. No (bukan, Red)," kata Megawati dalam acara tersebut secara daring.

Dikatakan Mega, pernyataannya semestinya tak dipotong-potong. Karena bila dipotong-potong, maksud sebenarnya justru tak tersampaikan.

"Jangan dong rakyat diombang-ambing dengan sebuah permainan politik yang menimbulkan pro dan kontra. Ajari mereka yang baik, kalian yang ada mendengarkan saya, ajari mereka yang baik, kalian yang mendengarkan saya harus berbicara seperti itu," tegas Megawati.

Dalam pengarahannya itu, Megawati sempat bicara soal pangan telur. Menurut dia, telur tidak hanya digoreng, tetapi bisa juga dikukus dan direbus.

"Anak anak itu disehatkan kembali dengan makanan yang apa, ya, murah meriah, seperti telur. Sampai saya itu suka mikir, apa enggak ada, ya, kayaknya musti telur goreng. Aduh, ngapain sih telor aja pakai telor goreng? Kan bisa dikukus, sampai direbus bisa. Dipanggang bisa," tuturnya.

Megawati bahkan menceritakan pengalamannya sendiri sebagai ibu rumah tangga yang harus menyediakan makanan bergizi buat anak-anaknya. Misalnya, Megawati menyampaikan bagaimana sebaiknya menyajikan dan membagikan potongan ayam dan ikan untuk keluarga.

"Itu tergantung pada kreativitas kita memasakkan untuk keluarga. Nanti deh, kapan-kapan deh, supaya jangan mulut saya aja yang ngomong. Saya akan praktikkan supaya kalian lihat, saya ini bisa masak atau tidak? Saya ini ngerti banget, yang namanya manajemen urusan rumah tangga itu," jelasnya.

Atas ramai soal pernyataannya beberapa waktu lalu itu, Megawati pun mengaku sedih. Sebab, pernyataannya dipotong dan dikesankan dirinya tidak tahu berempati. "Saya sedihnya, saya kok diprokontrakan sama ibu-ibu," tandas Megawati. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria
#minyak goreng #masak dikukus #pro kontra #masak tanpa minyak goreng #megawati soekarnoputri