Hal itu diungkapkan pengacara David Ozora, Mellisa Anggraini. Melissa mengatakan, David mulai mengingat kejadian penganiayaan, yang lalu diceritakan kepada pihaknya.
"Ini saya belum pernah ceritakan di mana pun ya, dia ceritakan ke kami kenapa dia mau push up, kenapa dia mau sikap tobat, itu karena dia ditodong senjata, dia cerita juga siapa yang kokang senjatanya, siapa yang perintahin, dia cerita," kata Mellisa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/6).
Mendengar itu, Mellisa keesokan harinya mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkoordinasi dengan penyidik. Di Polda Mellisa menonton ulang rekaman CCTV secara lengkap.
"Besoknya saya ke Polda karena David ceritanya sangat meyakinkan dan kita memang berharap senjata itu ada dan pelaku dihukum lebih berat," jelasnya, dilansir dari JawaPos.com.
Meski begitu, Mellisa tak mendapati bukti adanya penodongan senjata seperti cerita David. Mellisa menilai David masih memiliki masalah dengan ingatannya.
"Artinya apa, kondisi David ini belum bisa membedakan mana yang imajinasi, mana yang benar-benar terjadi, tetapi kami menduga senjata ini benar ada ya," tandasnya. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria