Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Inilah Aplikasi Hancaraka Ciptaan Mahasiswa UNS, Cara Mudah Belajar Aksara Jawa lewat Tampilan 3D

Septian Refvinda Argiandini • Minggu, 1 Oktober 2023 | 00:00 WIB
Aplikasi Hancaraka yang menunjukkan tampilan aksara Jawa berbentuk 3D di layar handphone.
Aplikasi Hancaraka yang menunjukkan tampilan aksara Jawa berbentuk 3D di layar handphone.

RADARSOLO.COM - Banyak yang menilai belajar aksara Jawa itu sangat sulit, bahkan membosankan. Terutama bagi siswa jenjang sekolah dasar (SD). Tapi tenang, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Hemas Woro Pramesti punya solusinya. Berupa aplikasi Hanacaraka berbasis augmented reality (AR).

Media belajar merupakan bekal penting bagi guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Termasuk belajar bahasa dan aksara Jawa. Di mana saat ini sudah banyak aplikasi atau media pembelajaran, yang memudahkan pengenalan materi bahasa maupun aksara Jawa. Salah satunya aplikasi Hanacaraka, kreasi Hemas Woro Pramesti.

Aksara Jawa merupakan salah satu warisan budaya leluhur, dan mesti dilestarikan. Harus diakui, belajar aksara Jawa tak semudah membalik telapak tangan. Masih banyak masyarakat Jawa yang justru kesulitan mempelajarinya.

“Jangankan siswa yang masih anak-anak. Masyarakat umum juga banyak yang bingung. Maka, saya ciptakan aplikasi Hanacaraka untuk memudahkan guru memberikan materi aksara Jawa. Media ini mudah dan menarik digunakan siswa SD,” kata Hemas.

Hanacara berbasis augmented reality ini terutama memang diperuntukkan siswa SD. Penggunanya akan disuguhi berbagai jenis aksara Jawa, disertai video animasi tiga dimensi (3D). Bahkan dapat melihat aksara dengan teknologi AR.

Hemas Woro Pramesti, mahasiswa pencipta aplikasi Hanacaraka.
Hemas Woro Pramesti, mahasiswa pencipta aplikasi Hanacaraka.

Aplikasi Hancaraka disertai penjelasan mengenai pengetahuan. Termasuk kuis edukasi Hanacaraka melalui suara. Untuk memudahkan pengguna, aplikasi ini juga dilengkapi pilihan bahasa Indonesia maupun Jawa.

“Saya tambahkan alunan musik tradisional, untuk membangun suasana belajar yang dekat dengan kebudayaan Jawa. Sekaligus mengenalkan siswa dengan instrumen tradisional Jawa,” bebernya.

Augmented reality merupakan teknologi interaktif yang memproyeksikan objek maya menjadi nyata secara real time. Dalam proses pembuatan aplikasi ini, Hemas menggunakan software ARtoolkit dengan metode markerless augmented reality.

“Memanfaatkan kemajuan teknologi dan ilmu, yang saya dapat dalam program studi D3 teknologi informasi. Saya gunakan kedua hal tersebut untuk melahirkan inovasi pembelajaran yang kekinian,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi augmented reality bertujuan membantu siswa SD dalam memahami visualisasi aksara Jawa melalui tampilan objek 3D. Bisa diakses di Android, yang banyak dipakai guru dan siswa. Sehingga pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, dibanding media buku maupun menulis di papan tulis.

“Kadang siswa cepat bosan jika hanya belajar lewat buku. Apalagi siswa SD. Maka dengan inovasi pembelajaran ini, belajar aksara Jawa lebih menyenangkan. Juga mudah dipahami siswa,” paparnya. (ian/fer/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#aksara jawa #inovasi #mahasiswa #hanacaraka #Aplikasi