RADARSOLO.COM- Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto disebut sebagai strategi jitu mendulang suara.
Prabowo Subianto bakal mendapat dukungan dari pemilih dan pendukung Jokowi pada Pilpres 2019 .
“Pemilihan Gibran (sebagai cawapres) bakal menambah suara bagi Prabowo dari kalangan pemilih Jokowi di 2019,” ujar peneliti Indikator Politik Indonesia Kennedy Muslim dalam keterangan pers yang diterima radarsolo.com, Senin (30/10/2023).
Merujuk data Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 16-18 Oktober 2023, basis para pemilih dan pendukung Jokowi pada 2019 semakin banyak beralih ke Prabowo.
Ada sebanyak 35,5 persen para pemilih dan pendukung Jokowi beralih ke gerbong Prabowo.
Masih dalam survei yang sama, dukungan ke Prabowo mengungguli capres PDIP Ganjar Pranowo dan Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.
Prabowo mengantongi dukungan sebesar 35,8 persen, Ganjar 30,9 persen, dan Anies 19,7 persen suara.
Kennedy menilai, dukungan dari Koalisi Indonesia Maju dan komitmen melanjutkan rencana pembangunan Jokowi, menjadi salah satu alasan Prabowo–Gibran panen dukungan.
Sebab itu, pasca putusan MK mengenai narasi politik dinasti, Prabowo–Gibran masih bertengger di urutan pertama dalam survei LSI.
Prabowo-Gibran tetap bercokol di peringkat pertama dengan total dukungan sebesar 35,9 persen. Diikuti Ganjar Pranowo – Mahfud MD dengan 26,1 persen, dan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar 19,6 persen. (*/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono