Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dialog Terbuka Dengan Capres-Cawapres, Haedar Nashir: Muhammadiyah Organisasi Non Politik Praktis

Septian Refvinda Argiandini • Rabu, 22 November 2023 | 20:32 WIB
Anies Baswedan dan Muhaimin bersama Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir dan jajarannya dalam diskusi terbuka yang digelar muhammadiyah di Edutorium UMS, Rabu (22/11/2023).
Anies Baswedan dan Muhaimin bersama Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir dan jajarannya dalam diskusi terbuka yang digelar muhammadiyah di Edutorium UMS, Rabu (22/11/2023).

RADARSOLO.COM – Muhammadiyah menjadi organisasi non politik praktis, dan tidak condong pada kubu tertentu. Serta konsisten memfasilitasi terwujudnya literasi politik yang cerdas, bertanggung jawab dan berkarakter.

Muhammadiyah memberikan ruang seluas-luasnya untuk capres-cawapres untuk menggelar dialog terbuka calon pemimpin bangsa dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Muhammadiyah Haedar Nashir usai membuka dialog terbuka bersama pasangan capres-cawapres nomor urut satu di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (22/11).

“Kami ingin memfasilitasi literasi politik, agar warga bangsa yang memiliki hak pilih dan warga bangsa secara keseluruhan benar-benar melek politik terhadap kondisi bangsa dan masa depan bangsa,” ucapnya.

Menurutnya, Indonesia saat ini harus dibangun berdasarkan prinsip-prinsip konstitusi yang kokoh, nilai dasar Pancasila dan agama. Serta nilai budaya Bangsa yang hidup di negeri ini.

Tidak kalah penting, nilai sejarah bangsa yang mahal juga harus menjadi dasar-dasar dalam menentukan kebijakan kedepannya.

“Kami harapkan rakyat benar-benar memahami dan mengetahui pemikiran, keteladanan, dan rekam jejak. Serat visi misi yang besar untuk Bangsa Indonesia dari para tokoh capres-cawapres saat ini,” imbuhnya.

Dikatakan Haedar, lewat kegiatan dialog terbuka bersama capres-cawapres, Muhammadiyah berharap pelaksanaan Pemilihan Umum (pemilu) 2024 bisa berjalan secara luber jurdil, bermartabat, dan beretika. Serta berdiri tegak diatas konstitusi secara kokoh.

“Tidak kalah pentingnya pemilu bisa berjalan secara cerdas dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ditegaskan Haedar jika Muhammadiyah telah dikenal sebagai organisasi non politik praktis. Serta dalam kapasitas netral, tidak condong pada kubu tertentu.

Maka, Muhammadiyah lewat cara dialogis, keilmuan dan elegan membuka ruang bagi masyarakat tentang apa yang mereka pilih dan bertanggung jawab atas pilihannya.

“Kami tentu berharap, mudah-mudahan dengan rahmatullah bisa melimpahi Mas Anies dan Gus Imin yang menjadi bagian dari asset strategis Bangsa kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, capres nomor urut satu, Anies Baswedan menyampaikan, rasa terima kasih pada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah memfasilitasi acara dialog terbuka.

Menurutnya kegiatan dialog terbuka menjadi kesempatan bagi calon pemimpin bangsa untuk menjelaskan apa yang menjadi rekam jejak, karya dan capain. Serta visi misi dan rencana kedepan para capres-cawapres.

“Kegiatan ini di sisi lain juga menjadi kesempatan pada masyarakat untuk melakukan penilaian, dan pencermatan tentang apa yang kami sampaikan. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah kegiatan yang menjadikan Pemilu kita saat ini jauh lebih informatif. Dan pengetahun yang lengkap tentang calon, program dan kinerja saat ini. Kami juga sangat berterima kasih,” ucapnya.

Senada, cawapres nomor urut satu Muhaimin menyampaikan rasa terima kasih pada Muhammadiyah yang tidak hanya mendidik anak bangsa dan juga masyarakat untuk lebih cerdas berpolitik.

Muhammadiyah juga telah merawat bangsa melalui pemilu, dan menjaga partisipasi pemilu. Sehingga semua masyarakat terlibat di dalamnya untuk membentuk pemerintahan yang adil, Makmur dan Sejahtera.

“Kami ucapkan terima kasih pada Muhammadiyah yang telah mendidik kami semua untuk lebih cerdas berpolitik. Sehingga semua masyarakat bisa terlibat dan berkontribusi dalam pemilu untuk nantinya membentuk pemerintahan yang adil, Makmur dan Sejahtera,” tuturnya. (ian)

Editor : Damianus Bram
#Literasi Politik #muhammadiyah #cawapres #anies baswedam #capres #muhaimin #universitas muhammadiyah surakarta #UMS