RADARSOLO.COM - Gibran Rakabuming tampak makin percaya diri alias pede usai menjalani debat cawapres pada Jumat (22/12) lalu.
Pria yang juga menjabat Wali Kota Solo itu pun tetap pede menanggapi sejumlah reaksi keras yang muncul di Solo beberapa waktu terakhir.
Seperti munculnya spanduk bertuliskan #SoloBukanGibran. Hingga penyataan mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang membantah ucapan Gibran dalam debat cawapres. Di mana kala itu Gibran menyebut anggaran pembangunan untuk Solo lebih besar di periode wali kota sebelum dia.
Ditemui awak media di Balai Kota Solo, Rabu (27/12), Gibran mengaku optimistis bisa meraih banyak simpati positif dari publik usai melakoni debat cawapres.
“Ya optimistis aja,” ujar dia.
Ditanya soal munculnya spanduk #SoloBukanGibran, Gibran pun hanya menjawab santai. Dia mengaku tak tahu siapa yang memasang spanduk itu.
“Ya nggak mudeng,” kata dia.
Adapun spanduk-spanduk yang di antaranya terpasang di Jalan Setiabudi, Gilingan itu sebelumnya telah ditertibkan oleh Satpol PP Kota Solo dalam beberapa giat penertiban alat peraga kampanye (APK).
Sementara itu, Gibran memberikan jawaban cukup keras saat disinggung soal bantahan mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo terkait pernyataannya yang membandingkan anggaran pembangunan yang digelontorkan untuk Solo.
Dalam bantahannya, Rudy menyebut jika anggaran yang digelontorkan untuk Solo jauh lebih besar saat dipimpin Gibran dibanding kala dia menjabat. Sebab, Gibran adalah anak presiden.
"Lihaten datanya. Kan 8 tahun dibandingkan 2 tahun, lebih besar mana? Lihaten datanya. Kalau ditambah CSR bagaimana? Lihaten datanya,” jawab Gibran. (ves/ria)
Editor : Syahaamah Fikria