RADARSOLO.COM - Adanya insiden adu banteng kereta api (KA) Turangga dengan Commuterline Bandung Raya di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka, Jumat pagi (5/1), berimbas pada perjalanan sejumlah KA di Daop 6.
Beberapa kereta api tujuan ke arah Bandung dan keberangkatan dari arah Bandung diberlakukan rekayasa pola operasi memutar.
"Sebelumnya, kami PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan KA yang terdampak atas kejadian tersebut," ungkap Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Jumat (5/1).
Jalur rel antara Haurpugur – Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. Sampai saat ini, KAI tengah melakukan upaya evakuasi para penumpang serta dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.
Sementara dalam pengalihan arus tersebut, Kris mengatakan, akan terjadi keterlambatan perjalanan selama satu hingga dua jam.
Adapun beberapa KA yang dialihkan memutar adalah sebagai berikut :
- Dari Arah Bandung
- Lodaya keberangkatan Stasiun Bandung pukul 06.55 WIB
- Argo Wilis keberangkatan Stasiun Bandung pukul 07.40 WIB
- Pasundan keberangkatan Stasiun Kiaracondong pukul 10.15 WIB
- Lodaya Tambahan keberangkatan Stasiun Bandung pukul 10.20 WIB
- Menuju Arah Bandung
- Lodaya keberangkatan Stasiun Solobalapan pukul 07.20 WIB
- Lodaya tambahan keberangkatan Stasiun Solobalapan pukul 09.10 WIB
- Argo Wilis keberangkatan Stasiun Solobalapan pukul 11.17 WIB
- Pasundan keberangkatan Stasiun Purwosari pukul 10.28 WIB
"Pelanggan diperbolehkan membatalkan perjalanannya dengan pengembalian biaya 100 persen. Untuk pelanggan yang ingin melanjutkan perjalanan tujuan Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, KAI untuk sementara juga menyediakan bus untuk overstapen di Kroya," jelas Kris.
"Kami juga mengharapkan doa dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan dengan lancar dan perjalanan KA kembali normal," lanjutnya.
Sebagai upaya untuk turut membantu proses evakuasi, Daop 6 Yogyakarta juga mengirimkan bantuan berupa rangkaian Crane berbasis rel.
KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. (ul)
Editor : Damianus Bram