RADARSOLO.COM – Cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming menangapi komentar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, soal adanya manipulasi yang membuat suara paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD susut, dari 33 persen menjadi 16 persen.
Tak banyak berkomentar, Gibran hanya minta kubu paslon 03 membuktikan argumentasi tersebut. Gibran juga berterima kasih atas koreksi Hasto Kristianto itu. Meski demikian dirinya meminta agar hal itu bisa dibuktikan kebenarannya.
“Silakan dibuktikan saja. Terima kasih Pak Hasto,” kata Gibran, Selasa (19/3).
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga berterima kasih atas banyaknya koreksi-koreksi yang dilakukan berbagai pihak, termasuk yang hadir dari kalangan perguruan tinggi dan para akademisi, terkait berbagai hal. Seperti demokrasi dan sebagainya.
“Terima kasih untuk masukkan-masukkan dan evaluasinya ya,” terang dia.
Sekadar informasi, belum lama ini Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan hasil audit forensik pakar IT PDIP terhadap Sirekap. Menunjukkan perolehan suara Ganjar-Mahfud mestinya di angka 33 persen.
Audit forensik yang dilakukan dua hari pacsapemilu lalu menunjukkan adanya Json Script yang dipasang di Sirekap untuk mengunci perolehan suara di 16 persen.
Setelah pakar IT PDIP melakukan normalisasi pada 16 Februari itu, perolehan Ganjar-Mahfud ada di 33 persen. Dengan demikian Pilpres 2024 mestinya berlangsung dua putaran.
“Hasil audit forensik perolehan suara Ganjar-Mahfud 33 persen, jadi seharusnya pemilu dua putaran,” kata Hasto belum lama ini. (ves/fer)
Editor : fery ardi susanto