RADARSOLO.COM - Bank Indonesia (BI) ungkapkan fakta terkait viral uang kertas rupiah baru emisi 2024 yang telah diredenominasi bergambar bergambar Sri Mulyani.
Gambar uang kertas rupiah dengan wajah Sri Mulyani tersebut beredar di media sosial belakangan dan menjadi viral.
Terlihat wajah Sri Mulyani pada uang kertas berwarna hijau Rp 1.000 yang sudah diredenominasi menjadi Rp 1.
Menanggapi kabar viral soal uang kertas rupiah emisi 2024 bergambar Sri Mulyani itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim memastikan, hal itu tidak benar alias hoax.
Marlison mengimbau masyarakat untuk mengabaikan informasi tersebut.
“Hoax, tolong abaikan saja dan bantu informasikan bahwa hal tersebut tidak benar,” katanya, dilansir dari Metro Daily (Jawa Pos Group) pada Rabu (20/3).
BI juga telah memberikan penjelasan mengenai hoax uang kertas rupiah bergambar Sri Mulyani itu melalui akun media sosial X resmi.
Dalam penjelasannya, BI menegaskan bahwa setiap informasi, gambar, ataupun video yang menunjukkan bentuk rupiah baru yang sudah diredenominasi adalah tidak benar.
“Belum lama ini beredar informasi, termasuk dari salah satu video yang menyebutkan bahwa Bank Indonesia sudah siap melakukan redenominasi rupiah, bahkan dengan disertai contoh nominal rupiah yang telah diredenominasi,” tulis BI.
BI melanjutkan, video terkait redenominasi yang beredar tersebut dipastikan bukan bersumber dari Bank Indonesia.
"Kedua, visual uang yang ditampilkan dalam video tersebut dapat dipastikan bukan uang rupiah resmi yang diedarkan oleh Bank Indonesia,” terang BI.
Sementara itu, terkait redenominasi rupiah, BI mengatakan, implementasi dari kebijakan itu sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat.
Adapun BI hanya berkewajiban mencetak rupiah baru apabila kebijakan redenominasi telah diputuskan dan diterapkan.
“Keputusan redenominasi merupakan keputusan pemerintah. Bank Indonesia secara operasional akan siapkan (cetak uang kertas baru) jika sudah ada keputusan pemerintah,” tandas Marlison. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria