RADARSOLO.COM - Polwan Briptu Fadhilatun Nikmah alias Briptu FN yang jadi tersangka KDRT usai membakar sang suami hingga tewas di Mojokerto, diketahui memiliki 3 balita. Dua di antaranya adalah bayi kembar.
Briptu FN dan mendiang suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono diketahui memiliki tiga anak yang semuanya laki-laki.
Anak pertama berusia 2 tahun. Sedangkan anak kedua dan ketiga merupakan bayi kembar usia 4 bulan.
"Punya tiga anak yang masih membutuhkan kasih sayang dan banyak biaya," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Senin (10/6).
Tiga anak tersebut sempat disebut-sebut Briptu FN saat mengirim chat dan mengancam Briptu Rian.
Anggota polwan itu mengirimkan foto botol plastik berisi bensin, dan menyebut akan membakar anak-anak mereka jika Briptu Rian tidak pulang.
Saat itu, emosi Briptu FN tengah memuncak karena melihat gaji ke-13 sang suami berkurang drastis, diduga digunakan untuk judi online.
"Apabila tidak pulang, semua anak-anak akan dibakar," tulis pesan Briptu FN kepada Briptu.
Adapun saat kejadian cekcok, hingga Briptu FN nekat memborgol, menyiram bensin dan menyulut api sampai membakar Briptu Rian, ketiga anak mereka tengah diasuh baby sitter di luar rumah.
Sehingga mereka tidak mengetahui kejadian tragis itu.
Lantas, bagaimana nasib anak-anak balita tersebut, mengingat Briptu FN tengah menjalani proses hukum dan Britu Rian meninggal?
Dirmanto mengatakan, ketiga anak Briptu FN dan mendiang Briptu Rian kini mendapat pendampingan psikologis.
“Semua kita dampingi. Baik itu anaknya sedang dilakukan pendampingan oleh Polres Mojokerto Kota. Kemudian tersangka (Briptu FN) juga kita dampingi di Polda Jatim,” kata Dirmanto.
Sementara untuk proses selanjutnya, Dirmanto mengatakan masih menunggu hasil penyidikan.
“Nanti kita tunggu saja, sekarang masih diperiksa terus, dan yang bersangkutan masih trauma,” tandas Dirmanto. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria