Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral! Pemilik Daycare di Pekanbaru Diduga Aniaya Anak dengan Melakban Kaki Korban dan Tak Diberi Makan Agar Tidak BAB

Damianus Bram • Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:55 WIB
Kondisi anak yang dianiaya oleh pengasuh Daycare yang ada di Pekanbaru Riau.
Kondisi anak yang dianiaya oleh pengasuh Daycare yang ada di Pekanbaru Riau.

RADARSOLO.COM - Daycare atau tempat penitipan anak (TPA) kembali menjadi sorotan publik tanah air. 

Usai viral pemilik daycare di Depok yang melakukan penganiayaan pada balita yang dititipkan di tempat tersebut, kini di Pekanbaru, Riau, pemilik daycare setempat diduga melakukan hal serupa pada anak yang dititipkan di tempat itu. 

Ya, di Pekanbaru Riau, saat ini tengah viral di media sosial, para orang tua anak yang bongkar perilaku keji dari pemilik daycare di Pekanbaru Riau.

Diketahui, pemilik daycare yang berada di Pekanbaru ini menganiaya dengan melakban kaki anak agar tidak rewel.

Berdasarkan unggahan di akun instagram @phy_losophy, orang tua anak yang tengah dititipkan di daycare ini mengaku anaknya kerap dilakban pada bagian kaki juga mulutnya.

Bahkan hal tersebut dilakukan selama beberapa bulan dan baru diketahui oleh orang tua setelah salah satu pengasuh di daycare melaporkan hal tersebut.

"Kaki dilakban seharian, mulut dilakban. Lalu tidak dikasih makan minum alasannya supaya anak tidak BAB,repot ngurus anak BAB," ungkap orang tua yang menitipkan anaknya di daycare tersebut.

Salah satu pengasuh lain menunjukkan video yang menggambarkan anak asuh di daycare tersebut tengah dilakban bagian kaki dan mulutnya agar tidak berbicara dan rewel.

Sementara itu, pengasuh tersebut juga mengungkapkan bahwa anak di sana tidak mendapatkan makanan karena dikawatirkan akan merepotkan jika nantinya buang air besar.

Dalam video lain, terlihat kaki anak yang dilakban kemudian ditarik paksa oleh pemilik daycare.

"kaki sebelah dilakban, ditarik dengan kasar, oleh Din* pengasuhnya," ungkap orang tua tersebut.

Dalam video memang, pemilik tersebut nampak sangat kasar saat menarik kaki anak tersebut, apalagi kondisi kakinya tengah terikat lakban.

Diketahui pihak orang tua telah melaporkan kejadian ini ke polisi. Dan laporan ini telah diproses sejak 31 Mei 2024.

Namun sampai saat ini daycare tersebut masih aktif dan beroperasi. Bahkan masih ada beberapa anak yang sampai saat ini masih dititipkan di daycare tersebut. (dam)

Editor : Damianus Bram
#tempat penitipan anak #pekanbaru #daycare #anak #riau #balita #aniaya