Validasi DTSEN Diperkuat, Dinsos Karanganyar Libatkan 134 Petugas PMK


RADARSOLO.COM – Upaya memperkuat akurasi data kemiskinan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos), sebanyak 134 petugas pemutakhiran data dari tingkat desa hingga kecamatan dikumpulkan dalam forum group discussion (FGD) Meeting Full Board yang digelar di Lorin Solo Hotel pada 8–9 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 117 Petugas Pemutakhiran Mandiri Kemiskinan (PMK) desa/kelurahan dan 17 Petugas PMK kecamatan se-Kabupaten Karanganyar.
FGD difokuskan pada penguatan validitas data kemiskinan sebagai dasar penyusunan program penanggulangan kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar Junaidi mengatakan, kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan berbagai program perlindungan sosial pemerintah.
”Data yang valid dan mutakhir merupakan kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, peran petugas PMK sangat strategis dalam melakukan verifikasi, validasi, dan pembaruan data secara berkelanjutan,” ujarnya.
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana hadir sebagai narasumber utama. Dia memberikan arahan kepada seluruh petugas PMK terkait pentingnya pemutakhiran DTSEN sebagai fondasi perencanaan kebijakan kesejahteraan sosial.
Menurut Adhe, perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat harus dapat terdeteksi dan tercatat secara cepat. Dengan demikian, pemerintah memiliki basis data yang akurat untuk menyusun program pengentasan kemiskinan yang efektif.
Junaidi menambahkan, FGD juga bertujuan meningkatkan motivasi dan kapasitas petugas PMK agar lebih aktif mengakomodasi usulan bantuan sosial dari masyarakat serta melaksanakan proses verifikasi dan validasi data di wilayah masing-masing.



