Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Raperda Baru Digeber, Pemkab Karanganyar Benahi Birokrasi hingga Perkuat BUMD Syariah

Rudi Hartono RS
Penulis: Rudi Hartono RS❯

 


Advertisement

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana (kiri) serahkan draf enam raperda ke pimpinan DPRD Karanganyar, Senin (8/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana (kiri) serahkan draf enam raperda ke pimpinan DPRD Karanganyar, Senin (8/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengajukan enam rancangan peraturan daerah (raperda) kepada DPRD Karanganyar.

Advertisement

Enam raperda tersebut mencakup penataan perangkat daerah, pencabutan dua perda yang sudah tidak relevan, serta penguatan dasar hukum bagi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pemkab menilai regulasi baru tersebut mendesak untuk menjawab perkembangan aturan nasional sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Advertisement

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana mengatakan seluruh raperda yang diajukan merupakan bagian dari upaya menciptakan kepastian hukum dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

”Raperda ini penting untuk mewujudkan tertib hukum, memberikan kepastian hukum, sekaligus menyesuaikan regulasi daerah dengan ketentuan perundang-undangan yang lebih tinggi,” ujar Adhe saat rapat paripurna, Senin (8/6/2026).

Salah satu regulasi yang menjadi perhatian adalah perubahan kegiatan usaha PT BPR Bank Karanganyar (Perseroda) dari sistem perbankan konvensional menjadi perbankan berbasis prinsip syariah.

Transformasi tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas ruang usaha dan meningkatkan daya saing lembaga keuangan milik daerah.

Menurut Adhe, perubahan tersebut telah dikaji secara menyeluruh, termasuk terkait pengalihan aset, mekanisme transisi kelembagaan, hingga perlindungan terhadap nasabah dan pihak ketiga yang memiliki hubungan hukum dengan perusahaan daerah tersebut.

Advertisement

Artikel Terkait

Bencana Kekeringan Mengintai, Kursi Kepala BPBD Karanganyar Malah Kosong

Bencana Kekeringan Mengintai, Kursi Kepala BPBD Karanganyar Malah Kosong

Kursi kepala BPBD Karanganyar kosong di tengah ancaman kekeringan dampak El Nino tahun 2026.

Ditinggal Nonton Bola, Peternak di Karanganyar Kaget Kandang Ayamnya Ludes Dilalap Api

Ditinggal Nonton Bola, Peternak di Karanganyar Kaget Kandang Ayamnya Ludes Dilalap Api

Kebakaran kandang ayam di Jumantono Karanganyar menewaskan 6.000 ayam ternak, kerugian ditaksir capai ratusan juta rupiah.

Wow! 30 Dalang Tampil Satu Panggung di Karanganyar

Wow! 30 Dalang Tampil Satu Panggung di Karanganyar

30 dalang lintas generasi di Karanganyar tampil dalam satu panggung kolosal peringati HUT ke-5 Darmakarya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer