RADARSOLO.COM - Aksi selebriti, Reza Rahadian yang ikut dalam demo mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menolak revisi Revisi UU Pilkada, mendapat sorotan publik.
Orasi dari Reza Rahadian di depan Gedung DPR pun menjadi viral di media sosial dan diunggah oleh banyak akun.
Seperti yang dilakukan oleh Ummi Pipik. Dia mengunggah video orasi yang disampaikan aktor Reza Rahadian di akun Instagram pribadinya yang sudah centang biru.
Ummi Pipik mengaku respect sekali dengan tindakan Reza Rahadian yang akhirnya turun gunung untuk menolak konstitusi dijadikan ajang mainan guna melanggengkan kekuasaan.
"Respek Reza Rahardian. Salut! Ini tentang demokrasi !!" tulis Ummi Pipik di akun Instagram pribadinya.
Ibunda Khanza itu mengutip sebuah pepatah tentang pentingnya diam apabila tidak diperlukan. Namun kali ini, diam justru akan melahirkan masalah besar bagi bangsa Indonesia ketika aturan bisa diubah sesuai dengan kepentingan yang akhirnya bisa melahirkan ketidakpastian hukum.
"Untuk kali ini rakyat sudah tidak akan diam untuk mendapatkan emas demokrasi, keadilan, untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," tuturnya.
Ummi Pipik meminta hal ini tidak diframing seperti hendak tujuan membela calon atau tokoh tertentu. Bagi Umi Pipik, ini terkait dengan masa depan demokrasi di Indonesia.
Reza Rahadian termasuk artis yang jarang sekali terlibat dalam kegiatan politik karena fokus ke dunia hiburan yang membesarkan namanya.
Namun, kali ini dia tidak lagi bisa berdiam diri melihat ada upaya dari pihak pihak hendak menghancurkan demokrasi.
"Saya merasa ini waktu yang tepat untuk saya turun bersama teman-teman semua," ujar Reza Rahadian dalam video diunggah Ummi Pipik.
Reza sempat mengungkit bagaimana MK sempat porak poranda hanya untuk meloloskan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon presiden mendampingi Prabowo Subianto.
Dan ketika MK berusaha berada di jalan yang benar dengan mengeluarkan putusan yang sangat bagus dan pantas dihormati, malah ada upaya pembegalan lewat DPR.
"Lantas Anda-Anda di dalam ini wakil siapa?" tegas Reza Rahadian yang mempertanyakan para anggota wakil rakyat di DPR. (dam)
Editor : Damianus Bram