RADARSOLO.COM - Aksi bullying pelajar kembali terjadi, dan menjadi viral di media sosial (medsos). Kali ini, korban bullying adalah ARD, 14, pelajar SMK negeri di Gorontalo.
Video yang memperlihatkan aksi bullying empat pelajar SMKN di Gorontalo beredar di medsos dan menjadi viral.
Keempat pelajar pelaku bullying itu berinisial DGS, FSB, MAS, dan WM.
Mereka melakukan perundungan terhadap ARD, dengan mencekoki minuman keras (miras) sampi mulut korban berbusa.
Adapun kejadian itu terungkap saat orang tua korban, Muh Gufron Suratman mendapat telepon dari seorang siswa, yang mengatakan jika ARD tidak sadarkan diri pada Selasa (10/9) sore.
Mendapat kabar tersebut, Gufron langsung bergegeas menuju sekolah sang anak di salah satu SMKN di Gorontalo.
Sampai di sekolah, Gufron mengaku melihat empat teman anaknya yang terduduk.
"Sementara anak saya sudah ditidurkan di pondasi berdekatan dengan tembok di dalam gedung sekolah," ujar Gufron.
Saat itu, kondisi ARD cukup memprihatinkan dan tak sadarkan diri.
Tubuhnya basah kuyup dan mulutnya berbusa.
Karena panik, tanpa banyak bertanya dia langsung membawa sang anak ke rumah sakit.
"Saya malam itu tidak banyak bertanya dan berkomentar. Saya langsung bawa anak saya ke RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo," ucap dia.
Baru keesokan harinya atau Rabu (11/9), Gufron melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polsek Kota Utara.
Sementara itu, Kapolsek Kota Utara Iptu Fredy Yasin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut.
Fredy juga menyebut jika video aksi perundungan itu sudah menjadi viral.
"Benar, kejadiannya di salah satu sekolah kejuruan di Kota Gorontalo. Setelah informasi dari orang tuanya, langsung bergerak cepat menindaklanjuti video viral itu," tandas Fredy. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria