RADARSOLO.COM - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Maluku Utara (Malut) Sarbin Sehe dipastikan selamat. Menyusul insiden kapal speedboat rombongan kampanye pasangan Cagub-Cawagub Malut Benny Laos-Sarbin Sehe yang terbakar dan meledak di Pulau Taliabu, Sabtu (12/10) siang.
Saat kejadian, cawagub Malut itu diketahui tak berada dalam satu rombongan speedboat dengan Cagub Benny Laos.
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, dalam agenda tersebut ada dua rombongan terpisah yang akan menggelar kampanye.
Satu rombongan bersama Cagub Benny Laos, dan rombongan lainnya dengan Cawagub Sarbin Sehe.
"Jadi ada dua tim sedang melaksanakan kampanye. Satu tim dengan Calon Gubernur Benny Laos di sekitar Kepulauan Taliabu, berkeliling di desa-desa," tutur Herman Khaeron dalam program Kompas Petang di YouTube Kompas TV.
Adapun rombongan Cawagub Malut Sarbin Sahe melakukan kampanye di tempat lain.
Hingga kemudian, peristiwa naas itu terjadi.
Speedboat rombongan Cagub Malut Benny Laos terbakar saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Pelabuhan Bobong.
Benny Laos meninggal dunia usai tak sadarkan diri dan mendapat perawatan di rumah sakit.
Korban meninggal lainnya yang telah dievakuasi yakni anggota DPRD Maluku Utara dari Partai Demokrat Ester Tantry, Ketua DPW PPP Maluku Utara Mubin A Wahid, anggota Polres Kepulauan Talibu Hamdani Buamona, Nasrun, dan Mahsudin Ode Muisi.
Herman menjelaskan, rencananya Cagub Benny Laos dan Cawagub Sarbin Sehe akan bertemu di Kepulauan Bacan, Malut pada Minggu (13/10) besok.
"Sebetulnya besok akan bertemu di Baca. Akan koordinasi untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya," tandas Herman. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria