Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Video Siswa MTs di Grobogan Aniaya Kakak Kelas, Gara-gara Curhatan Teman Berujung ke Polisi

Syahaamah Fikria • Jumat, 27 Desember 2024 | 01:25 WIB
Ilustrasi aksi bullying pelajar.
Ilustrasi aksi bullying pelajar.

RADARSOLO.COM - Kasus kekerasan antarpelajar kembali terjadi. Sebuah video menunjukkan aksi penganiayaan siswa MTs Fatul Ulum Grobogan dengan korban sesama siswa, viral di media sosial.

Video viral penganiayaan siswa MTs oleh sesama siswa itu beredar di medsos. Salah satunya diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini.

Dalam video tersebut tampak dua orang siswa MTs yang mengenakan seragam Pramuka melakukan penganiayaan, dengan menendang dan memukul siswa lainnya hingga jatuh ke semak-semak.

Usai dianiaya, korban kemudian bangkit dan duduk, namun kembali mendapat aksi kekerasan dari pelaku.

Dalam video,juga terlihat dua siswa lain yang berada di lokasi. Namun, mereka hanya duduk diam dan tak berusaha mencegah aksi kekerasan tersebut.

"Laporan kejadian video viral tentang dugaan penganiayaan di belakang sekolah MTs Fatul Ulum Pandanharum," tulis akun @beritasemaranghariini, Kamis (26/12).

Dalam unggahan tersebut juga disampaikan keterangan jika kasus penganiayaan itu telah dilaporkan ke pihak berwajib.

Selain itu, tertulis keterangan jika korban maupun pelaku, serta dua siswa lain yang ada di lokasi penganiayaan, masih di bawah umur.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono membenarkan kejadian kekerasan antarpelajar tersebut.

Peristiwa dalam video viral itu terjadi menuturkan aksi di MTs Fathul Ulum 1, Kecamatan Pandanharum, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/12).

Korban diketahui berinisial RA, 13, siswa kelas VIII MTs Fathul Ulum.

Sementara terduga pelaku adalah MF, 13, merupakan adik kelas yang juga bersekolah di MTs yang sama, dan masih duduk di kelas VII.

"Awalnya korban anak diajak ketemuan di belakang MTs untuk dipertemukan dengan teradu anak," tutur Agung.

Dikatakan Agung, sebelumnya pelaku mendapat cerita jika korban diduga juga melakukan pemukulan terhadap siswa MI.

"Kebetulan siswa MI tersebut kenal dengan MF. Gara-gara cerita itu, kemudian MF membuat janjian untuk ketemu di belakang sekolah mereka," jelasnya.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum korban untuk mengetahui luka-luka yang dialami.

Agung juga membenarkan jika orang tua korban telah membuat laporan dugaan penganiayaan itu pada Selasa (24/12) lalu.

Di samping itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk yang memvideokan aksi penganiayaan tersebut. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#kekerasan #siswa #penganiayaan #grobogan #mts