Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Erlinda Alyanuari Pamer Lulus PPPK Jalur RTG, Baru 1 Tahun Honorer : Netizen Sebut Guru Siluman hingga Dugaan Pakai Ordal

Syahaamah Fikria • Jumat, 3 Januari 2025 | 02:28 WIB
Ilustrasi guru honorer.
Ilustrasi guru honorer.

RADARSOLO.COM - Seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) melalui jalur Ruang Talenta Guru (RTG) kini tengah jadi sorotan. Menyusul viral Erlinda Alyanuari guru honorer asal Subag, Jawa Barat yang lulus PPPK dengan penuh kejanggalan dan kecurigaan publik.

Erlinda Alyanuari yang lahir pada tahun 2001 dan lulus jenjang S1 pada 2023, diketahui baru terdaftar sebagai guru honorer selama 1 tahun.

Fakta ini memunculkan pertanyaan dan kejanggalan. Sebab, jalur RTG mensyaratkan masa kerja minimal 2 tahun bagi peserta seleksi PPPK.

Jalur RTG sendiri dirancang untuk guru honorer yang mengalami kendala pembaruan data di Dapodik atau mutasi status pekerjaan.

Publik Pertanyakan Proses Seleksi Jalur RTG

Kontroversi soal kelulusan guru honorer itu bermula dari unggahan akun TikTok @nacilatif yang mempertanyakan keabsahan proses seleksi PPPK Erlinda Alyanuari.

Dalam unggahan tersebut, netizen meminta penjelasan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kepada BKN dan Kemendikbud, bagaimana proses seleksinya kok bisa terjadi seperti itu?” tulis akun tersebut.

Pamer Lulus Seleksi PPPK Jalur RTG

Sebuah unggahan ulang dari akun TikTok @crxa008 memperlihatkan dugaan postingan Erlinda yang kini telah dihapus. Dalam unggahan itu, Erlinda mengungkapkan kebahagiaan atas kelulusannya melalui jalur RTG.

"Drama gak kebagian formasi tapi Allah Maha Asih setelah ikut RTG akhirnya bisa Resume juga, semangat Bapak Ibu H-2," tulis Erlinda dalam unggahan tersebut.

Erlinda, yang mengajar di salah satu SD Negeri di Subang, memenuhi syarat sebagai peserta seleksi PPPK jalur RTG berdasarkan statusnya sebagai guru honorer.

Namun, netizen mempertanyakan apakah ia benar-benar memenuhi kriteria pengalaman kerja minimal 2 tahun seperti yang diatur dalam regulasi.

Dugaan Penggunaan Ordal dan Akali Data

Nama Erlinda semakin ramai diperbincangkan setelah akun media sosial yang diduga miliknya dengan username awal @kekeyih_, diketahui berganti nama setelah viral.

Selain itu, muncul dugaan jika Erlinda menggunakan 'orang dalam' alias ordal untuk memuluskan langkahnya dalam seleksi PPPK melalui jalur RTG.

Di media sosial X, netizen juga menyebut soal guru honorer siluman.

"Mau lurusin aja nih, takut ada yg salah paham. alumni PPG Prajabatan (calon guru sesuai aturan dan UU yg berlaku) vs guru honorer siluman ngajar <2 tahun (aturannya TMT harus ≥2 tahun) tapi manipulasi data," komen pemilik akun X @is_l****.

"Ramai-ramai ngakalin sistem. Sesuatu yang diawali dgn tidak jujur, pada akhirnya tidak akan berkah. Padahal guru pekerjaan mulia, sayangnya ada oknum2 yg masuknya pakai cara kotor. Malu ketemu siswa, ngomong panjang lebar ngajarin kebaikan tp dirinya sendiri gak punya integritas," tulis @gsp****.

Di sisi lain, sebagian netizen berspekulasi bahwa Erlinda Alyanuari sudah mengabdi sebagai guru honorer sejak SMA.

Namun, kemungkinan tersebut terbentur regulasi yang mewajibkan kualifikasi pendidikan minimal S1 untuk masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sedangkan Erlinda sendiri baru lulus S1 pada 2023. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#orang dalam #Erlinda Alyanuari #viral #guru honorer #seleksi pppk #rtg #Ruang Talenta Guru