RADARSOLO.COM - Sebelum meninggal di Jakarta, Minggu (5/1/2024), Alvin Lim dijadwalkan terbang ke Surabaya untuk meresmikan kantor barunya.
Itu diungkapkan juru bicara Alvin Lim, Putra Hendra Giri.
“Paginya, rencananya Koh Alvin naik pesawat jam 8.45 dari Jakarta menuju Surabaya,” ujar Putra, Minggu (5/1/2024) seperti dikutip dari radarsolo.com.
Namun, saat dibangunkan oleh istrinya, Alvin Lim merasa lemas dan tidak dapat bangkit dari tempat tidur.
Setelah berdiskusi dengan istrinya jadwal penerbangan Alvin Lim diubah menjadi pukul 18.00.
Sayangnya, Alvin Lim dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.00 di rumahnya.
Sementara itu, pengacara Farhat Abbas mengenang percakapan terakhirnya dengan Alvin Lim pada malam sebelum Alvin meninggal.
Mereka membahas isu donasi sebesar Rp1,5 miliar milik Agus Salim, yang tengah menjadi sorotan.
“Tadi malam, telepon-teleponan soal podcast Densu mau menyerahkan (uang donasi) Rp1,3 miliar ke NTT. Iya, terkait penggelapan, katanya mau dilaporkan,” ungkap Farhat.
Semasa hidupnya, Alvin Lim dikenal sebagai pengacara yang kerap menyuarakan pendapat kontroversial.
Salah satu pernyataan yang paling menghebohkan adalah ketika ia mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, tidak tidur di penjara.
Pernyataannya ini sempat menjadi perbincangan hangat di media dan masyarakat.
Baca Juga: Kabar Duka: Pengacara Senior Alvin Lim Meninggal di RS Mayapada
Selain itu, Alvin juga terlibat perseteruan dengan sejumlah tokoh terkenal, termasuk pengacara kondang Hotman Paris.
Hubungan yang penuh konflik dengan tokoh-tokoh besar ini membuat nama Alvin Lim sering menjadi sorotan di media sosial. (did/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono