RADARSOLO.COM – TikTokers asal Pontianak, Riezky Kabah, bikin heboh! Ia dijemput personel Polda Kalimantan Barat (Kalbar) pada Senin (3/3/2025) usai mengunggah konten yang menyinggung profesi guru.
Hingga hari ini (4/3/2025), Riezky masih menjalani pemeriksaan terkait video kontroversial yang diunggahnya di akun TikTok pribadinya pada 9 Februari lalu.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Bayu Suseno menegaskan bahwa Riezky Kabah tidak ditangkap, melainkan dijemput untuk dimintai klarifikasi terkait kepemilikan akun dan konten yang diunggahnya.
"Bukan ditangkap, ya. Dijemput oleh penyidik untuk dimintai klarifikasi tentang kepemilikan akun TikTok dan isi kontennya," ujar Kombes Bayu, Selasa (4/3/2025), dikutip dari JawaPos.com.
Saat ini, status Riezky Kabah masih sebagai saksi. Polisi masih berkoordinasi dengan saksi ahli untuk meneliti lebih lanjut konten yang dibuatnya.
"Penyidik masih berkoordinasi dengan para saksi ahli terkait konten yang dibuat TikTokers tersebut," imbuh Kombes Bayu.
Unggahan Riezky viral di media sosial dan mendapat banyak kecaman karena berisi tudingan terhadap guru.
Dalam videonya, Riezky Kabah menyebut semua guru jahat dan telah melakukan korupsi.
Video ini langsung memicu reaksi keras dari warganet serta berbagai pihak, terutama kalangan pendidik.
Berdasarkan laporan Pontianak Post pada Rabu (26/2/2025), Riezky Kabah telah dilaporkan ke Polda Kalbar karena dianggap menghina profesi guru dan menyinggung banyak pihak.
Saat ini, polisi masih menyelidiki apakah pernyataan Riezky melanggar Undang-Undang ITE atau masuk dalam kategori ujaran kebencian. (dam)
Editor : Damianus Bram