Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Exit Tol Prambanan Minim Peminat, Pemudik Pilih Exit Tol Tamanmartani: Arus Kendaraan Capai 791 Unit Per Jam

Syahaamah Fikria • Sabtu, 29 Maret 2025 | 05:54 WIB
Gerbang Tol Prambanan, Klaten yang direncanakan untuk dioperasikan 24 jam penuh selama arus mudik dan balik Lebaran 2025
Gerbang Tol Prambanan, Klaten yang direncanakan untuk dioperasikan 24 jam penuh selama arus mudik dan balik Lebaran 2025

RADARSOLO.COM - Volume kendaraan pemudik yang melintasi Exit Tol Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami lonjakan signifikan pada Jumat (28/3/2025).

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi menyebut titik ini menjadi salah satu jalur paling diminati selama arus mudik Lebaran tahun ini, ketimbang Exit Tol Prambanan, Klaten.

Menurut Ardi, jumlah kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Tamanmartani tercatat mencapai 791 kendaraan per jam.

Angka ini disebut sebagai yang tertinggi dibanding hari-hari sebelumnya selama masa mudik.

“Exit Tol Tamanmartani hari ini paling padat. Angkanya tembus 791 kendaraan per jam. Ini melampaui ambang batas yang telah disepakati bersama Polres Klaten,” jelas Ardi.

Karena lonjakan tersebut, pihak kepolisian bersama Polres Klaten memutuskan untuk sementara mengalihkan arus kendaraan ke Exit Tol Prambanan demi menjaga kelancaran lalu lintas.

Exit Kalasan Diminati, Exit Prambanan Sepi

Dari hasil pemantauan dan analisis lalu lintas, Ardi menyebut, minat pemudik terhadap Exit Tol Prambanan jauh menurun dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekitar 60 hingga 70 persen pengendara lebih memilih keluar melalui Kalasan.

“Di Exit Prambanan lalu lintasnya cukup landai. Masyarakat cenderung memilih exit yang lebih dekat dengan pusat Kota Jogja,” lanjut Ardi.

Untuk mengantisipasi kepadatan, kendaraan yang keluar dari Tamanmartani diarahkan melalui Jalan LPMP, yang merupakan jalur kabupaten.

Kapasitas maksimal jalan ini dibatasi hanya untuk 1.400 kendaraan per jam atau sekitar 80 persen dari kapasitas maksimal.

“Kami mengatur arus agar tidak melebihi kapasitas LPMP demi menjaga kelancaran lalu lintas pemudik,” ujar Ardi.

Pihak kepolisian juga telah membagikan barcode rute alternatif kepada pemudik agar mereka dapat memilih jalur sesuai tujuan akhir masing-masing.

Ardi menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas telah disiapkan jauh hari untuk menghadapi situasi lonjakan ini.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, menambahkan, pemudik tahun ini dinilai lebih peka terhadap jalur alternatif.

Rambu dan petunjuk arah yang telah disiapkan membantu mereka menghindari titik-titik kemacetan.

"Jika akan ke Magelang, mungkin ke daerah Pakem, Cangkringan, Tempel, banyak, karena sudah termasuk ramai. Di jalur alternatif sisi utara itu termasuk sudah ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya," ungkap Widya.

Exit Kalasan Efektif Kurangi Kepadatan Exit Prambanan

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto, menyebutkan bahwa pemecahan arus antara Exit Tol Kalasan dan Prambanan sudah dirancang sejak awal untuk menghindari kemacetan seperti tahun sebelumnya.

“Tahun lalu Exit Prambanan sangat padat karena banyak warga yang ingin mencoba akses baru. Tahun ini, arus kita pecah agar distribusi kendaraan lebih merata,” ujarnya.

Pemudik yang hendak menuju wilayah utara Jogja atau Magelang disarankan keluar di Kalasan dan berbelok ke arah utara.

Sementara itu, mereka yang ingin ke pusat kota atau Bantul dapat mengambil jalur kiri menuju Jalan Solo.

Operasional Jalan Tol Jogja-Solo Diperpanjang

Untuk mengakomodasi lonjakan arus kendaraan, pengoperasian fungsional Segmen Prambanan–Tamanmartani Jalan Tol Jogja-Solo tetap dibuka dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

"Besok masih kita buka secara optimal. Meski padat, lalu lintas hari ini masih sangat terkendali," tutup Ardi. (ria)

 

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#mudik lebaran #mudik #exit Tol Tamanmartani #exit tol prambanan #Pemudik