RADARSOLO.COM - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA guna membuktikan kebenaran terkait klaim Lisa Mariana yang menyebut dirinya adalah ayah dari seorang anak perempuan bernama Celina Azzura.
Melalui kuasa hukumnya, Muslim Jaya Butar-Butar, Ridwan Kamil menegaskan kesiapannya mengikuti tes DNA. Bahkan tanpa harus menunggu perintah resmi dari pengadilan.
"Untuk permintaan tes DNA, seyogyanya dilakukan sebagai implikasi dalam proses hukum yang berlaku," kata Muslim.
Menurut dia, tes DNA bukan sekadar tuntutan sepihak.
Melainkan harus berdasarkan perintah pengadilan dalam gugatan perdata. Atau dalam proses penyedikan atas permintaan penyidik.
Meski demikian, terkait kasus saat ini, Muslim menegaskan jika Ridwan Kamil menjalankan tes DNA meski tanpa perintah pengadilan.
"Saya tegaskan bahwa Ridwan Kamil siap melakukan tes DNA kapan pun dibutuhkan. Dengan mengajukan permohonan ke DGI Mabes Polri," papar Muslim.
Lisa Mariana Desak Tes DNA
Sebelumnya, Lisa Mariana, selebgram sekaligus model dewasa mengaku memiliki hubungan khusus dengan Ridwan Kamil.
Dia juga mengklaim bahwa anak yang ia lahirkan pada 2022 adalah hasil dari hubungan dengan pria yang akrab disapa Kang Emil.
Dalam berbagai unggahan media sosial, Lisa menantang Ridwan Kamil untuk membuktikan pernyataannya melalui tes DNA.
Rekaman Suara Diduga Terkait Tuntutan Uang Rp 2,5 Miliar
Kasus dugaan perselingkuhan itu semakin rumit setelah beredar sebuah rekaman percakapan yang menampilkan suara perempuan dan laki-laki.
Dalam rekaman tersebut, terdengar suara perempuan meminta uang Rp 2,5 miliar sebagai syarat untuk menyudahi polemik.
"Gini aja kang. Kalau mau beres, saya butuh Rp2,5 miliar," ujar sang perempuan yang disebut-sebut merupakan Lisa Mariana.
Namun, suara laki-laki dalam rekaman itu menolak karena merasa tidak memiliki anak dari perempuan tersebut. Suara laki-laki itu sendiri disebut-sebut adalah Ridwan Kamil.
"Tapi kan itu bukan anak saya. Buktinya udah jelas. Kan kita juga udah buat perjanjian sebelumnya, udah ada hitam di atas putih. Semuanya udah dibereskan dari dulu," kata laki-laki itu.
Meski viral, keaslian rekaman itu diragukan oleh pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat.
Ia menyebut percakapan dalam audio tersebut terdengar tidak alami dan bisa saja merupakan hasil manipulasi berbasis teknologi AI. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria