Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Profil Mendiang Murdaya Poo: Pedagang Koran yang Jadi Konglomerat dengan Harta Rp28 Triliun

Tri wahyu Cahyono • Senin, 7 April 2025 | 23:50 WIB
Murdaya Poo, konglomerat yang dikenal sederhana tutup usia.
Murdaya Poo, konglomerat yang dikenal sederhana tutup usia.

RADARSOLO.COM-Nama Murdaya Widyawimarta Poo, atau lebih dikenal dengan Murdaya Poo, sudah tidak asing lagi dalam dunia bisnis Indonesia.

Lahir di Blitar, Jawa Timur pada 12 Januari 1946, Murdaya dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus politikus yang pernah duduk di parlemen.

Sosoknya menjadi inspirasi karena berhasil membangun kerajaan bisnis dari nol hingga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Dikutip dari biografiku.com, perjalanan hidup Murdaya Poo dimulai dengan sangat sederhana.

Di masa mudanya, ia pernah menjadi penjual koran.

Namun, ketekunan dan kegigihannya membawanya menembus batas keterbatasan.

Pada 1972, Murdaya mulai merintis usaha kontraktor.

Meski awalnya belum begitu dikenal, bisnisnya berkembang pesat seiring dengan minimnya kompetitor di sektor tersebut pada saat itu.

Hingga akhirnya pada 1992, Murdaya mendirikan Central Cipta Murdaya (CCM) Group.

Sebuah grup usaha yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti konstruksi, teknologi informasi, real estate, manufaktur, baja, hingga agribisnis.

Salah satu aset paling dikenal dari kelompok bisnis ini adalah Jakarta International Expo (JIExpo), yang menjadi lokasi tetap ajang Jakarta Fair.

Murdaya menikah dengan Siti Hartati Murdaya pada 1971. Pasangan ini memiliki empat orang anak: Pajna, Metra, Uppeicha, dan Karuna Murdaya.

Baca Juga: Madura United Jinakkan Persija Jakarta: Persis Solo Ikut Pusing Tujuh Keliling, Klasemen Papan Bawah Liga 1 Memanas

Siti Hartati sendiri adalah pengusaha sukses yang juga pernah masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia.

Ia mendirikan berbagai perusahaan, termasuk PT Hardaya Abeja Shoes Industry yang memproduksi sepatu Nike di Indonesia.

Serta Berca SportIndo, distributor resmi Nike sebelum mendirikan merek lokal League.

Selain sukses di dunia bisnis, Murdaya juga sempat terjun ke dunia politik.

Ia tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2004–2009 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Di internal partai, ia sempat menjabat sebagai bendahara dan pimpinan cabang.

Meski aktif dalam politik, Murdaya dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan jauh dari sorotan publik.

Pada tahun 2016, majalah Forbes menempatkan Murdaya Poo di posisi ke-8 orang terkaya di Indonesia.

Estimasi kekayaannya mencapai USD 2,1 miliar atau setara Rp28 triliun.

Dalam daftar orang terkaya dunia, ia berada di urutan ke-959.

Murdaya Poo dikenal bertangan dingin dalam menyelesaikan masalah dan selalu menjaga stabilitas dalam bisnis yang dijalankannya. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#konglomerat #meninggal dunia #Murdaya Poo #penjual koran #jiexpo #politisi