Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral BBM Pertalite Diduga Campur Air di SPBU Trucuk Klaten Bikin Mogok Belasan Kendaraan, Ini Kata Pertamina

Syahaamah Fikria • Rabu, 9 April 2025 | 00:07 WIB
Sejumlah personel dari Polres Klaten dan TNI saat mendatangi SPBU serta memasang garis polisi di SPBU Trucuk, Selasa (8/4/2025).
Sejumlah personel dari Polres Klaten dan TNI saat mendatangi SPBU serta memasang garis polisi di SPBU Trucuk, Selasa (8/4/2025).

RADARSOLO.COM - Media Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah buka suara atas viral belasan kendaraan mogok usai isi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite yang diduga dicampur air di SPBU Trucuk, Klaten.

Kabar tersebut mencuat setelah sejumlah pengendara mengalami kendala teknis pada kendaraannya sesaat setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

Dugaan sementara, BBM yang dikonsumsi tercampur air atau zat asing lainnya.

Diketahui, sedikitnya ada 12 kendaraan, terdiri dari 4 mobil dan 8 sepeda motor yang mengalami mogok usai isi Pertalite di SPBU Trucuk tersebut.

Atas kasus ini Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan menyatakan, SPBU terkait langsung memberikan kompensasi kepada para konsumen.

"SPBU bertanggung jawab penuh. Konsumen yang terdampak telah mendapatkan biaya perbaikan serta pengisian ulang BBM secara gratis," ujar Taufiq dalam keterangan tertulis, Selasa (8/4/2025).

Sebagai langkah preventif, Pertamina menghentikan sementara penyaluran BBM di SPBU Trucuk untuk dilakukan pembersihan tangki dan pengecekan kualitas BBM secara menyeluruh.

Pertamina juga menggandeng Polres Klaten untuk melakukan penyelidikan dan pengujian lebih lanjut terhadap dugaan pencampuran zat asing dalam bahan bakar tersebut.

"Pertamina berkoordinasi dengan Polres Klaten untuk langkah investigasi dan pengecekan produk hingga nanti dinyatakan aman untuk disalurkan kembali," papar dia.

Pertamina Minta Maaf

Lebih lanjut, Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Mereka menegaskan komitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan produk BBM.

Termasuk melakukan pengecekan harian secara rutin di seluruh jaringan SPBU.

"Pengecekan terakhir di SPBU Trucuk dilakukan pada 7 April 2025 pukul 08.04 WIB dan saat itu hasilnya dinyatakan memenuhi standar kualitas," terang Taufiq.

Polisi Sita Sampel BBM untuk Pemeriksaan

Sementara itu, dari pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polres Klaten Iptu Taufik Frida Mustofa menuturkan, pihaknya telah mengamankan sampel BBM dari SPBU tersebut untuk keperluan uji laboratorium.

"Kami telah mengamankan barang bukti dan meminta SPBU menghentikan operasional sementara hingga hasil penyelidikan selesai," ujar Taufik. (ria)



Editor : Syahaamah Fikria
#pertamina #viral #klaten #SPBU #pertalite #Pertalite Campur Air #trucuk #BBM #Pertamina Patra Niaga